Selasa, 16 Jun 2026 13:19 WIB

Menegangkan, Proses Evakuasi Pria Berkebutuhan Khusus Panjat Tower 72 Meter

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 05 Jun 2021 14:03 WIB

jatimnow.com - Evakuasi seorang pria berkebutuhan khusus yang naik ke puncak tower selular setinggi 72 meter pada Jumat (4/6) malam berlangsung menegangkan. 

Evakuasi yang berlangsung dramatis selama 8 jam itu dilakukan personel dari BPBD, polisi dan orang tua korban.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Pria bernama Fendi Andoko (34), warga Desa Plintahan itu akhirnya berhasil dibujuk dan turun dengan selamat pada pukul 23.15 Wib.

"Iya, kemarin (Jumat) mulai sore sampai malam. Upaya petugas dari BPBD Kabupaten Pasuruan untuk menyelamatkan pria ini membuahkan hasil. Syukur, akhirnya pemuda tersebut mau turun. Selanjutnya, kami serahkan ke keluarga," kata Kapolsek Pandaan, Kompol Marwan Ishery Purnomo, Sabtu (5/6/2021).

Ia menyebut, nekatnya pria berkebutuhan khusus yang hiper aktif itu karena marah akibat keinginannya yang tidak dituruti oleh orang tuanya.

Pria itu pun nekat memanjat tower yang berada di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan .

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"Masalahnya ingin menginap di rumah seorang tukang yang kerja di rumah keluarganya, namun tidak boleh sama ayahnya. Akhirnya naik tower," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pria itu naik tower sekitar pukul 16.00 Wib. Petugas yang mendapat laporan berjaga-jaga di bawah tower dan mendampingi orang tua Fendi untuk membujuk lewat pengeras suara supaya turun dari puncak menara.

Sekitar pukul 22.45 Wib, empat petugas dari BPBD Kabupaten Pasuruan mulai menaiki tangga. Sedangkan petugas dari Polsek dan Koramil Pandaan berjaga-jaga di bawah tower.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Petugas yang berada di tangga menuju puncak terus berkoordinasi dengan keluarga, agar untuk terus membujuk Fendi dari bawah.

Setelah bujukan berhasil dan Fendi mau untuk turun. Petugas kemudian memasangkan pengaman pada tubuh dan perlahan selama 30 menit membawa Fendi menuruni tangga sampai menginjak tanah dengan selamat.

"Ternyata Fendi sudah dua kali ini memanjat tower. Dulu pernah naik tower pada umur 17 tahun," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.