Rabu, 17 Jun 2026 12:00 WIB

Mengintip Sayembara Tangkap Tikus di Bojonegoro Berhadiah Rp 50 Juta

Para petani di Kacamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro mengikuti sayembara tangkap tikus
Para petani di Kacamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro mengikuti sayembara tangkap tikus

jatimnow.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro menggelar sayembara tangkap tikus untuk mengatasi populasinya hama tikus yang menyerang tanaman petani.

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bojonegoro, Zaenal Fanani mengatakan, tikus yang berhasil ditangkap dihargai Rp 2 ribu per ekor. Sayembara diawali dari Kecamatan Kanor.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Kita agendakan di Kecamatan Kanor dulu. Nanti kalau ini sukses akan diteruskan di seluruh kecamatan di Bojonegoro," ungkap Zaenal, Kamis (3/6/2021).

Menurut Zaenal, sayembara digelar karena populasi tikus di Kecamatan Kanor cukup meresahkan, sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman pangan para petani.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Zaenal menambahkan, peserta sayembara hanya dikhususkan bagi petani dan kelompok tani setempat. Setiap ekor tikus diharga Rp 2 ribu per ekor, sedangkan untuk kelompok tani dengan tangkapan terbanyak, bisa mendapat hadiah Rp 50 juta.

"Kita coba gerakan yang belum pernah kita adakan, yaitu lomba berburu tikus dengan memberikan imbalan kepada petani yang ikut berburu tikus ini," tambah dia.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

Selain untuk menanggulangi hama tikus, sayembara ini juga sebagai sarana kampanye pelarangan jebakan tikus menggunakan listrik, yang telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup).

"Pemasangan jebakan listrik di sawah sudah dilarang. Kami harap para petani mematuhinya," tandas Zaenal.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.