Minggu, 21 Jun 2026 10:12 WIB

Cerita Nenek yang Menyesal Melihat Kadesnya Ditahan akibat Selewengkan APBDes

jatimnow.com - Penahanan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi terhadap oknum kepala desa di Banyuwangi, M, menyisakan duka yang mendalam bagi seorang warganya. 

Musiyah (80) alias Mbah Arman, seorang nenek yang bertempat tinggal di belakang Kantor Desa Tegalharjo mengaku tidak menyangka jika orang yang selama ini dikenal baik dan dekat dengan keluarganya harus mendekam dalam penjara.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

"Saya melihat foto Pak Lurah dari HP," ujar Musiyah sambil mengusap air matanya, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Diduga Selewengkan APBDes Rp 1,4 Miliar, Oknum Kades di Banyuwangi Ditahan

Ia menyebut, sosok kadesnya selama ini dikenal sebagai orang yang ramah dan baik. Bahkan emosinya meledak-ledak ketika bercerita tentang orang-orang yang sering menjelek-jelekan M.

"Belum tentu mereka lebih baik daripada Pak Lurah," jelas Musiyah.

Nenek ini mengaku tidak mengerti tentang persoalan atau perkara yang menyebabkan kepala desanya ditahan.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Kalau Pak Lurah bersalah, yang pantas mengadili Gusti Allah," ujarnya.

Nenek yang berjalan menggunakan tongkat itu menganggap apa yang dialami M adalah suatu ujian. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah memberikan vonis seseorang itu bersalah. Baginya, ada cara lain dengan tidak menghukum seseorang masuk penjara.

"Salam saya ya nak, apabila menyambangi pak lurah, suruh bersabar, bangun malam dan jangan lupa ebajang (salat)," pinta Musiyah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Perempuan yang mengaku memiliki anak dan tinggal di Belanda itu seharian menunggu di Pendopo Kantor Desa Tegalharjo hanya ingin mendengar kabar baik tentang M.

"Semoga Pak Lurah segera mendapatkan pertolongan Allah," harap Musiyah.

Seperti diketahui, oknum kepala desa itu ditahan Kejari Banyuwangi setelah statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka akibat terbukti menyelewengkan dana bansos Kanggo Riko senilai Rp 1,4 Miliar. M kini dijebloskan ke tahanan di Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.