Minggu, 21 Jun 2026 04:46 WIB

Puluhan Anggota Asosiasi Kepala Desa Mojokerto Geruduk Kantor Inspektorat

Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Mojokerto, Agus Suprayitno
Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Mojokerto, Agus Suprayitno

jatimnow.com - Puluhan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, Senin (31/5/2021).

Ketua AKD Kabupaten Mojokerto, Agus Suprayitno mengatakan, sebanyak 90 kepala desa (kades) datang untuk mengklarifikasi maksud dari oknum yang mendatangi beberapa kades.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Selama ini yang beredar di masing-masing kecamatan dalam arti kita dapat informasi dan bukti otentik bahwa salah satu oknum ASN ikut terlibat dalam bentuk permasalahan yang jelas memecah belah kepala desa," ungkap Agus di Kantor Inspektorat.

Agus menambahkan, oknum tersebut diduga ada permasalahan pribadi dan kepala desa dibuat benteng.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Informasi dari pak plt memang benar di inspektorat. Kalau saya rasa itu urusan pribadi dan mengaitkan untuk minta dukungan dari rekan kepala desa. Tujuan beliau mungkin ingin menunjukkan pada pimpinan (bupati), dia punya massa," paparnya.

"Masing-masing kecamatan didatangi untuk diberi motivasi dan diberi janji. Yang penting kami kades membangun, dia juga mengimingi diberi BK sekian miliar. Bagi kades yang tidak paham terpengaruh. Juga ada intervensi seperti kalau kamu tidak nurut akan gini-gini. Karena saat ini ada pemeriksaan APBDes 2020 seperti ADD, DD, uang bagi hasil untuk SPJ 2021 tapi anggaran 2020," tambah Agus.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Tujuan kedatangan puluhan kepala desa itu untuk melakukan klarifikasi atas tindakan salah satu oknum ASN tersebut.

"Mengapa dia buat ulah seperti itu, kita tidak intervensi. Masalah ASN itu kan tergantung pimpinan atau dari BKD. Minimal untuk dibina dan tidak diteruskan. Tadi kata pak plt, nunggu satu minggu untuk melakukan pembinaan dan kita tunggu perkembangan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.