Sabtu, 13 Jun 2026 06:45 WIB

Ribuan Rumah Warga di Bandung Terendam Banjir

Petugas gabungan mengevakuasi jenazah menggunakan perahu karet di Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Foto: Antara/Raisan Al Farisi via Republika)
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah menggunakan perahu karet di Andir, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Foto: Antara/Raisan Al Farisi via Republika)

jatimnow.com - Akses Jalan Dayeuhkolot-Banjaran, Kabupaten Bandung tidak bisa dilintasi kendaraan akibat terendam banjir, Selasa (25/5).

Hujan deras yang terjadi sejak Senin (24/5) malam di Bandung dan sekitarnya menyebabkan luapan air sungai Citarum dan merendam pemukiman warga dan jalan.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, kondisi banjir hingga Selasa(25/5), pukul 06.00 Wib terjadi di Kecamatan Dayeuhkolot di Desa Dayeukolot, Citereup dan Kelurahan Pasawahan.

Dengan warga terdampak 5.761 kepala keluarga dan 19.950 jiwa. Pengungsi 13 kepala keluarga 184 jiwa. Bangunan yang terendam banjir, 4.165 rumah, 8 tempat ibadah, 2 sekolah dan ketinggian air 20 sampai 150 cm.

Di Kecamatan Baleendah, Kelurahan Andir dan Baleendah. Warga terdampak 8.624 kepala keluarga, 32.799 jiwa. Pengungsi 32 jiwa dan bangunan terendam 4.439 rumah dan tinggi air 40 sampai 150 cm.

Kecamatan Bojongsoang, Desa Bojongsoang, Bojongsari dan Desa Tegaluar. Warga terdampak 7.070 jiwa, pengungsi dalam pendataan dan bangunan terendam 188 rumah. Dengan ketinggian air 30 sampai 120 cm.

Kecamatan Margahayu, Desa Sayati 20 kepala keluarga terdampak banjir dengan bangunan yang terendam 20 rumah. Sedangkan jalan raya yang tergenang Jalan Raya Ciparay-Dayeuhkolot tidak bisa dilalui.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Jalan Andir-Katapang ketinggian banjir 100 cmdan Jalan Raya depan Metro ketinggian banjir 70 sentimeter dan Cigeber- Cijagra 80 cm.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Ahmad Johara mengatakan banjir akibat luapan sungai Citarum dan hujan deras mengakibatkan ribuan rumah warga terendam banjir. Selain itu, sejumlah akses jalan tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua dan empat.

"Iya (akses jalan tidak dapat dilintasi)," ujarnya, Selasa (25/5). Ia mengatakan petugas BPBD dan relawan melakukan assesment dan evakuasi terhadap warga terdampak banjir.

Ia melanjutkan, pihaknya juga mendirikan posko pengungsian di sejumlah titik di antaranya Gedung Inkanas, Baleendah. Selain itu dibeberapa titik lainnya.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.