Kamis, 18 Jun 2026 10:49 WIB

Hii.. Pocong Gentayangan di Nganjuk Sasar Warga Tak Patuh Protokol Kesehatan

Hantu pocong saat memelototi pengendara motor di Nganjuk yang tidak memakai masker
Hantu pocong saat memelototi pengendara motor di Nganjuk yang tidak memakai masker

jatimnow.com - Dalam beberapa hari ini, pengguna jalan di Nganjuk dikejutkan dengan penampakan hantu pocong gentayangan menyasar warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Pocong itu jadi-jadian yang sengaja dibuat Satlantas Polres Nganjuk untuk melakukan sosialisasi hingga penindakan terhadap warga yang melanggar prokes.

Baca Juga: Iseng Edit Foto Pocong, Tiga Remaja di Jember Diamankan Polisi

Kali ini, dua pocong menyasar para pengguna jalan dan warga di Jalan Ahmad Yani, alun-alun dan pos penyekatan exit tol. Kampanye itu bertujuan menekan bertambahnya angka pasien terkonfirmasi Covid-19 di Nganjuk.

Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Marita Dyah Anggraini mengatakan, kampanye patuh prokes ini juga dilakukan dengan aksi teatrikal tenaga medis yang sedang merawat pasien Covid-19 akibat melanggar protokol kesehatan.

Marita menyebut, aksi teatrikal juga dilakukan dengan mengangkat keranda jenazah untuk mengingatkan warga jika Covid-19 masih ada.

Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Marita Dyah Anggraini saat memimpin kampanye prokes kepada pengguna jalanKasatlantas Polres Nganjuk, AKP Marita Dyah Anggraini saat memimpin kampanye prokes kepada pengguna jalan

Ada pula aksi pocong dengan berkalung tulisan 'orang ini tidak percaya Covid-19' sedang dibonceng serta melototi dan memberikan edukasi kepada pengendara yang tidak memakai masker.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

"Teaterikal ini kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada dan kita harus waspada," terang Marita, Sabtu (22/5/2021).

Menurut Marita, Polres Nganjuk juga melakukan kampanye protokol kesehatan melalui aplikasi Tik Tok dan berbagai platform media sosial lainnya.

"Teatrikal yang kami laksanakan ini supaya lebih mengena kepada masyarakat, supaya masyarakat lebih percaya bahwa Covid-19 sangat berbahaya dan bisa mengakibatkan kematian," tegas dia.

Baca Juga: Awas Kena Jepret! Polres Gresik Resmi Berlakukan Tilang Elektronik via HP

Mantan Kasatlantas Polres Mojokerto Kota ini juga menyebut bahwa pihaknya tak lupa memberikan masker serta handsanitizer kepada pengendara yang tidak memakainya.

"Kami berharap bisa menekan penyebaran dan menurunkan angka kasus Covid-19 di Nganjuk," pungkasnya.

Satlantas Polres Nganjuk juga menggelar teatrikal tentang bahaya Covid-19Satlantas Polres Nganjuk juga menggelar teatrikal tentang bahaya Covid-19

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.