Minggu, 21 Jun 2026 00:24 WIB

Polisi Israel Serbu Masjid Al-Aqsa, 170 Lebih Warga Palestina Terluka

Polisi Israel menyerang jamaah Muslim dengan granat setrum dan peluru plastik di area Haram al-Sharif Masjid al-Aqsa pada hari Jumat, 7 Mei 2021 di Yerusalem Timur (Foto: Anadolu Agency via Republika)
Polisi Israel menyerang jamaah Muslim dengan granat setrum dan peluru plastik di area Haram al-Sharif Masjid al-Aqsa pada hari Jumat, 7 Mei 2021 di Yerusalem Timur (Foto: Anadolu Agency via Republika)

jatimnow.com - Lebih dari 170 warga Palestina terluka setelah polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa dan membubarkan jamaah di tempat lain di Yerusalem Timur yang diduduki.

Selama sepekan terakhir ketegangan mulai meningkat lagi antara Israel dan Palestina.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Kantor berita Reuters melaporkan, bahwa 178 warga Palestina dan enam petugas polisi terluka setelah polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan membubarkan jamaah di Yerusalem Timur.

Layanan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 88 orang Palestina yang terluka dibawa ke rumah sakit setelah terkena peluru logam berlapis karet.

Pekan ini, puluhan ribu jamaah Palestina memadati masjid pada Jumat (7/5) terakhir di bulan Ramadan. Banyak dari warga Palestina itu melakukan protes untuk mendukung warga Palestina yang menghadapi penggusuran dari rumah mereka di tanah yang diduduki Israel.

Selama sepekan terakhir, warga dari wilayah Sheikh Jarrah, serta aktivis solidaritas Palestina dan internasional, menghadiri acara malam untuk mendukung keluarga Palestina di bawah ancaman pengungsian paksa.

Polisi perbatasan dan pasukan Israel telah menyerang aksi duduk menggunakan air sigung, gas air mata, peluru berlapis karet dan granat kejut selama beberapa hari terakhir. Puluhan warga Palestina juga dilaporkan telah ditangkap.

Baca Juga: AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniya mengingatkan bahwa konsekuensi atas agresi di Masjid Al-Aqsa akan terjadi.

Haniya dilaporkan menghubungi sejumlah pejabat di wilayah tersebut, meminta dukungan mereka untuk menghadapi serangan terhadap jamaah Palestina di Al-Aqsa.

"Saya mengutuk para pemimpin Arab karena tetap diam saat mereka menyaksikan serangan terhadap Masjid Al-Aqsa," ujar Mahmoud al-Zahhar, anggota lain dari biro politik Hamas dikutip laman Aljazirah, Sabtu (8/5/2021).

Dia mengatakan satu-satunya solusi untuk situasi di Yerusalem adalah melalui "perlawanan bersenjata".

Baca Juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.