Sabtu, 13 Jun 2026 00:46 WIB

Pemkab Camping Pelayanan hingga Malam Layani Warga di Perkebunan Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Sabtu, 08 Mei 2021 14:09 WIB

jatimnow.com – Pemkab Banyuwangi menggelar program 'Camping Embun' (Camping Pelayanan Masyarakat Kebun), program jemput bola berbagai jenis pelayanan kependudukan untuk masyarakat yang tinggal di tengah perkebunan.

Tim pemerintah daerah 'berkemah' di tengah perkebunan untuk melayani warga hingga malam hari. Program ini digelar mulai Jumat-Sabtu (7-8/5/2021), tahap pertama di wilayah Perkebunan Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Siapkan Shelter Baru untuk Warga PAS

"Banyuwangi ini daerah terluas di Jawa. Ada warga tinggal di perkebunan. Aksesnya jauh. Jarak dari perkebunan ke kantor desa saja cukup jauh, bisa sejam. Sebagian layanan memang bisa online, tapi soal smartphone juga kendala. Makanya kami jemput bola, bahkan sampai camping, teman-teman pemda bermalam," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Perkebunan Malangsari, Sabtu (8/5/2021).

Menurut Bupati Ipuk, mendapatkan dokumen kependudukan adalah hak setiap warga negara.

"Kami tidak bicara statistik ya. Dari sisi jumlah, tentu warga di perkebunan jauh lebih sedikit dibanding warga di kota dan pusat desa, tapi ini soal hak warga mendapatkan dokumen kependudukan, soal hak konstitusional warga. Jika mempunyai dokumen kependudukan yang baik, warga bisa mengakses program-program pemerintah, sangat penting untuk sekolah sampai urusan waris," terang dia.

Bupati Ipuk menjelaskan, warga di kawasan perkebunan mulai pagi hingga sore hari harus bekerja di perkebunan. Sehingga Pemkab Banyuwangi menggelar layanan hingga malam hari.

"Lokasinya juga kami dekatkan ke pemukiman warga perkebunan. Setelah dari Perkebunan Malangsari, kami akan bergerak ke perkebunan lain, juga kawasan sekitar taman nasional," jelas Ipuk yang baru dilantik pada 26 Februari itu.

Kepala Dispendukcapil Banyuwangi, Juang Pribadi mengatakan, pelayanan administrasi kependudukan untuk warga yang tinggal di perkebunan ini disambut antusias.

"Pada Jumat (7/5/2021) ada 815 layanan kami lakukan. Satu warga ada yang mengurus beberapa layanan. Itu sampai pukul 24.00 Wib, dan kami lanjutkan hari ini (Sabtu, 8/5/2021). Untuk Sabtu ini, data masih terus berjalan karena akhir jam pelayanan baru malam hari,” ujarnya.

Juang menjelaskan, warga di perkebunan rata-rata mengurus akta kelahiran, kartu identitas anak, KTP termasuk perubahannya, perubahan Kartu Keluarga, dan akta kematian.

Baca Juga: Mensos Berharap Banyuwangi jadi Pelopor Sekolah Rakyat

"Sebagian memang lama tidak diurus, karena memang beliau-beliau setiap hari di perkebunan. Juga karena ada beberapa ketentuan baru. Misalnya, dulu kan tidak dikenal Kartu Identitas Anak, nah sekarang ada, jadi baru diurus dengan hadirnya layanan jemput bola ini," ujarnya.

Juang mengatakan, layanan ini akan berlanjut ke dusun-dusun lainnya yang secara geografis susah dijangkau.

"Sesuai program Bupati Ipuk yang ingin semua dinas jemput bola, turun layani warga, kami akan bergerak ke kawasan perkebunan dan sekitar hutan lainnya, serta tentu ke desa-desa," ujarnya.

Imamah, salah seorang warga, merespons gembira layanan jemput bola ini. Dia mengurus akta kelahiran untuk anaknya.

"Senang sekali, dekat, tidak perlu ke kantor desa, juga gratis dan cepat," ujarnya.

Baca Juga: BPK Berikan Opini WTP untuk Pemkab Banyuwangi, Prestasi Selama 13 Tahun Berturut

Warga lainnya, Sulaiman, mengurus kartu keluarga yang hilang. Dia baru mengurus karena jika ke kantor desa cukup jauh. Apalagi dia harus bekerja.

"Pelayannya ramah, warga senang," ujarnya.

Kepala Desa Kebunrejo Dedie Suharto bersyukur dengan layanan tersebut.

"Ini sangat membantu warga yang tinggal di kawasan perkebunan. Karena biasanya mereka memang kerja pagi sampai sore, sehingga tidak berpikir soal dokumen," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.