Rabu, 17 Jun 2026 11:29 WIB

Banjir dan Tanah Longsor Terjang 4 Kecamatan di Kabupaten Bogor

Foto banjir di Bogor (istimewa via Republika)
Foto banjir di Bogor (istimewa via Republika)

jatimnow.com - Hujan deras yang melanda Kabupaten Bogor pada Kamis (6/5) sore, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada delapan kejadian bencana di Bumi Tegar Beriman itu.

Bencana yang terjadi pada Kamis sore hingga malam, berupa banjir dan tanah longsor yang terjadi di empat kecamatan.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo memerinci, bencana alam yang terjadi, yakni tujuh banjir yang tersebar di empat kecamatan, dan satu kejadian tanah longsor di Kecamatan Cibinong.

“Tujuh kejadian banjir melanda Kecamatan Citereup, Klapanunggal, Gunung Putri, dan Cibinong. Sedangkan longsor terjadi di Kecamatan Cibinong,” kata Budi kepada Republika.co.id, Jumat (7/5).

Budi menjelaskan, banjir yang melanda Kecamatan Citereup terjadi di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Puspanegara.

Setidaknya ada 26 rumah yang terdampak, sehingga menyebabkan 79 jiwa sempat mengungsi sebelum air surut. Selain itu, dua mushala di lokasi tersebut juga terdampak banjir dari Sungai Cibeber yang meluap.

“Untuk kejadian ini perlu ada penanganan lebih lanjut dari pihak yang berwenang untuk melakukan normalisasi sungai,” ujarnya.

Selain itu, banjir yang melanda Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi dan drainase yang kecil. Sehingga beberapa unit rumah warga terendam air setinggi sekitar 10 hingga 50 centimeter.

Selanjutnya, Budi menjelaskan, di Kecamatan Gunung Putri, ribuan rumah di Perumahan Villa Nusa Indah 1 dan Villa Nusa Indah 2 terendam banjir akibat luapan di hulu Sungai Cileungsi. Diperkirakan, ketinggian air mencapai 120 sentimeter.

“Korban terancam tidak ada, namun ada 2.352 rumah yang dihuni 9.408 jiwa terdampak banjir. Termasuk lima masjid dan satu sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Lebih lanjut, Budi mengatakan, di Kecamatan Cibinong, bencana banjir terjadi di Kelurahan Pakansari, Kelurahan Cimekar, Kelurahan Harapan Jaya, dan Kelurahan Tengah.

Di Kelurahan Pakansari, banjir melanda Kampung Curug yang diakibatkan oleh aliran Kali Cikumpa dengan kedalaman sekitar 80 cm.

Sedangkan, di Kelurahan Cirimekar, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi cukup lama membuat hilir sungai menuju Setu Citatah mengalami penyempitan sehingga meluap ke pemukiman warga. Di Kelurahan Harapan Jaya, air meluap dari aliran Sungai Cikaret.

“Kalau di Kelurahan Tengah, berdasarkan analisa petugas di lapangan, banjir terjadi karena luapan air Setu Bantenan dan penyempitan Kali Kupa pada curah hukan tinggi. Menurut kesaksian warga setempat, ada pendangkalan dan penyumbatan pada kali buangan tersebut,” jelasnya.

Budi menambahkan, kejadian tanah longsor yang terjadi di Kampung Kaumpandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong menimpa jalan warga di bantaran Sungai Ciliwung. Dengan ketinggian longsor sekitar tujuh meter dan panjang 13 meter.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Dari kejadian ini, satu unit rumah berisi tiga jiwa terancam. Setelah dilakukan penanganan oleh BPBD Kabupaten Bogor hingga sekitar pukul 22.30 WIB, jalan warga yang rusak belum diperbaiki.

“Perlu ada penanganan lebih lanjut terkait longsor yang terjadi yaitu pemasangan bronjong atau turap, agar longsor tidak kembali terjadi ketika hujan turun,” ujarnya.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.