Rabu, 17 Jun 2026 18:45 WIB

Antisipasi Pemudik di Jalur Laut, Polisi Larang Nelayan Sewakan Kapal

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 30 Apr 2021 16:03 WIB
Foto dokumen jatimnow.com
Foto dokumen jatimnow.com

jatimnow.com - Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Nomor 13 Tahun 2021 tentang Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Pengendalian Covid-19 pada Ramadan 1442 Hijriah resmi diberlakukan.

Selain larangan mudik melalui transportasi jalur darat dan udara di lintas kabupaten kota, provinsi maupun antar negara, juga diberlakukan di jalur laut. Salah satu yang dilarang adalah penyewaan kapal bagi para pemudik.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

"Dari awal puasa kami sudah mengimbau, memberikan pemahaman pada masyarakat pesisir dan nelayan khususnya, tentang alasan kenapa tidak boleh mudik. Alasannya dulu kami sampaikan terkait perkembangan Covid-19 global ini," kata Dirpolairud Polda Jatim, Kombes Pol Arnapi, Jumat (30/4/2021).

Arnapi mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangi para pemilik kapal memberikan imbauan untuk tidak menyewakan kapalnya kepada para pemudik.

Baca Juga: Satpolairud Gresik Evekausi Temuan Jasad Lansia Asal Lamongan di Dermaga Petro

"Kami mengimbau pihak Syahbandar agar tidak memberikan izin berlayar pada kapal saat larangan mudik 6 hingga 17 Mei 2021,” jelasnya.

Ia menyebut ada sejumlah wilayah di Jatim yang rawan tetap menyewakan kapalnya. Seperti di daerah Jember, Probolinggo, Situbondo ke arah Madura.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

Biasanya mereka tetap akan mudik menggunakan kapal nelayan pada Hari Raya Idul Adha. Jajaran Satpolair di polres-polres akan dikerahkan mendatangi lokasi yang rawan itu untuk memberikan imbauan.

"Kalau Idul Fitri tidak terlalu banyak, tetapi tetap kami antisipasi mengikuti kebijakan pemerintah," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.