Kamis, 18 Jun 2026 07:41 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Jokowi Janji Penuhi Alat-alat Penting Pertanian

Presiden Jokowi saat meninjau panen raya di Kabupaten Malang
Presiden Jokowi saat meninjau panen raya di Kabupaten Malang

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan produksi beras di Indonesia melimpah dan mampu mencukupi kebutuhan pangan sehingga tidak akan mengimpor beras dari luar negeri.

Hal itu jelaskan Presiden Jokowi saat mengunjungi Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (29/4/2021). Kunjungannya ke Malang kali ini untuk melaksanakan panen raya dan melihat langsung serta memastikan produk ketahanan pangan yang ada.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Dalam kunjungannnya, Presiden Jokowi didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang HM Sanusi serta para menteri.

"Jadi saya berada di Desa Kanigoro, Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk melihat, pertama panen, kedua tanam dan ketiga nanti melihat penggilingan padi serta memastikan panen yang ada betul-betul bisa memenuhi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia," jelas Presiden Jokowi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Presiden Jokowi ingin adanya kepastian produksi tersebut dimanfaatkan dengan baik. Karena sektor ketahanan pangan menyangkut masalah perut dan makanan rakyat. Sehingga pemerintah tidak akan mengimpor beras.

"Saya juga mendapatkan informasi bahwa satu hektare yang ditanam dengan varietas IPB-3S, bisa menghasilkan padi, gabah 12 ton. Ini hasil yang bagus sekali dan akan saya tindaklanjuti dengan IPB agar bisa dikembangkan dalam jumlah besar lagi," terangnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Bila produksinya terus membaik, maka ketahanan pangan dan kedaulatan pangan bisa dipenuhi tanpa harus impor dari negara lain. Presiden Jokowi juga menggelar diskusi dan menerima masukan dari para petani terkait kebutuhan alat pertanian.

"Janji saya, pemerintah akan memenuhi kebutuhan alat karena sangat penting bagi pertanian. Berkaitan dengan penggunaan alat-alat, sarana prasarana yang berkaitan dengan teknologi. Tadi diminta oleh para petani mengenai mesin panen, traktor dan hal yang lain. Pasti kita penuhi nanti," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.