Sabtu, 13 Jun 2026 03:51 WIB

Perampas Motor yang Bunuh Pemuda dengan Bom Ikan di Pasuruan Ditembak Mati

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 29 Apr 2021 14:52 WIB
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman dan timnya membeber foto tersangka dan barang bukti kejahatannya
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman dan timnya membeber foto tersangka dan barang bukti kejahatannya

jatimnow.com - Buronan kasus pelemparan bom ikan atau bondet hingga mengakibatkan Ramadhani (19), tewas di tepi Danau Ranu, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ditembak mati polisi.

Buron kasus pelemparan bom ikan disertai perampasan motor itu bernama Ardianto (22), warga Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Dari penyelidikan polisi, Ardianto merupakan otak komplotan perampas motor.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dengan melempar bondet kepada anggota, ketika dilakukan penggerebekan di area hutan," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Kamis (29/4/2021).

Arman menyebut, sebelumnya satu pelaku sudah ditangkap, yaitu Husalim (26), warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Dia diamankan dari salah satu rumah sakit di Kota Probolinggo, karena tangannya terluka akibat ledakan bondet yang dibawanya.

Baca juga:  

Setelah mengamankan Husalim dan mengorek keterangan darinya, polisi melakukan pengembangan untuk menangkap DPO Ardianto. Dalam penggerebekan pertama, Ardianto berhasil kabur. Namun beberapa barang bukti kejahatannya berhasil disita.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Meski Ardianto berhasil kabur, tim berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sajam, delapan buah bondet, satu kunci T, satu klip plastik bekas sabu dan alat penghisap sabu," papar Arman.

Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, sekitar pukul 00.30 Wib, Kamis (29/4/2021), Tim Resmob Polres Pasuruan Kota dibantu Tim Jatanras Polda Jatim menyergap Ardianto yang bersembunyi di hutan jati Desa Rebalas, Kecamatan Grati.

Saat tim gabungan ini melakukan penyisiran, Ardianto kabur dan melemparkan bondet dua kali ke arah tim. Karena membayakan nyawa anggota, Ardianto terpaksa ditembak di bagian dada kiri hingga tersungkur.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

"Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sebuah bondet berada di genggaman tangan kanan tersangka yang belum sempat dilempar. Lalu sebilah celurit yang diselipkan di pinggangnya," tambahnya.

Ketika Ardianto dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong untuk mendapat pertolongan medis, Ardianto dinyatakan meninggal dalam perjalanan.

"Dari hasil lidik kami, tersangka Ardianto alias To ini adalah otak dari beberapa TKP pencurian dengan kekerasan di wilayah Pasuruan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.