Kamis, 18 Jun 2026 16:52 WIB

Kepala BIN Papua Meninggal Saat Baku Tembak dengan KKB

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono (Foto: Antara/Indrayadi TH via Republika)
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono (Foto: Antara/Indrayadi TH via Republika)

jatimnow.com - Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Papua Brigjen TNI IGP Danny Nugraha Karya meninggal dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (25/4/2021) sekitar pukul 15.50 WIT.

Brigjen TNI Danny diduga meninggal karena tertembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono mengatakan, Alumni Akademi Militer 1993 itu meninggal dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata. Sedangkan anggota yang bersamanya selamat.

"Saat ini, jenazah Brigadir Jenderal TNI IGP Danny sudah berada di Beoga dan Senin (26/4) dijadwalkan dievakuasi ke Timika," kata Ignatius.

Berdasarkan data yang diperoleh, kontak tembak terjadi di sekitar Kampung Dambet, dekat sekolah yang dibakar di Beoga.

Sekitar pukul 09.20 WIT, Brigjen TNI Danny bersama Kasatgas Elang, Kasatgas Delta dan dua personel Bantek Elang, dua personel Timsus Elang, dua personel Timsus Delta, serta tiga personel Koramil berangkat ke Kampung Dambet.

Mereka menggunakan sepeda motor. Tujuan mereka untuk melaksanakan observasi lapangan serta menentukan lokasi titik ambush pasukan.

Saat berada di kampung Dambet, sekitar pukul 15.50 WIT, Brigjen TNI Danny tertembak dan meninggal akibat luka tembak yang dialaminya. Pukul 16.00 WIT, Tim Satgas Elang dan Delta melaksanakan evakuasi ke lokasi kontak dengan berjalan kaki.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Evakuasi dilakukan setelah anggota dari Beoga ke Dambet yang berjarak sekitar tiga kilometer. Jenazah Brigjen TNI Danny dievakuasi ke Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Jenazah tiba di Beoga sekitar pukul 18.30 WIT," kata Triyono.

Untuk diketahui, Kampung Dambet dilaporkan diserang kelompok bersenjata dengan membakar rumah kepala suku dan fasilitas pendidikan.

 

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.