Jumat, 19 Jun 2026 02:16 WIB

Polda dan Ditjen Pajak Bentuk Tim Tindak Wajib Pajak Nakal di Jatim

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 16 Apr 2021 16:14 WIB

jatimnow.com - Polda dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Provinsi Jatim membentuk tim gabungan untuk menindak wajib pajak nakal di Jawa Timur.

Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan dibentuknya tim gabungan tersebut diharapkan bisa menghadang modus wajib pajak yang berusaha menghindar dari kewajibannya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Banyak cara yang dilakukan wajib pajak untuk menghindari pajak, sehingga ke depan perlu kita bentuk tim antara Polda Jatim dan Ditjen Pajak," kata Slamet saat menerima audiensi perwakilan dari Ditjen Pajak di Mapolda Jatim, Jumat (16/4/2021).

"Selain itu tim gabungan ini diharapkan dapat mengamankan target penerimaan pajak di Indonesia khususnya di wilayah Jatim," tambahnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Sementara Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I Ditjen Pajak Jatim, Ashari berharap dengan pertemuan ini kerjasama antara pihaknya dan Polda Jatim dapat mencakup hal yang lebih luas lagi.

"Harapan kami kerja sama lebih luas dalam rangka pengamanan penerimaan kami, aset kami dan pengamanan penegakan hukum bagi wajib pajak," katanya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim II, Ditjen Pajak Jatim, Irawan menambahkan jika banyak wajib pajak nakal yang berusaha untuk mempailitkan perusahaannya agar terhindar dari kewajiban pajak, sehingga diperlukan kerja sama dengan Polda Jatim

"Kepada wajib pajak yang nakal, ke depannya perlu ditindak tidak hanya sesuai dengan undang-undang pajak tetapi perlu dijerat dengan undang-undang Tindak Pidana Pencucian guna mengembalikan aset negara," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.