Kamis, 18 Jun 2026 21:59 WIB

Dukung UMKM, Gus Ipul akan Stop Perizinan Pendirian Minimarket di Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 06 Apr 2021 16:10 WIB

jatimnow.com - Wali Kota Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mewacanakan untuk tidak lagi memberikan izin pembukaan minimarket baru di Kota Pasuruan.

Langkah itu akan diambil Pemkot Pasuruan untuk menunjukkan bukti jika pemerintah berpihak kepada para pelaku UMKM dan usaha kecil lainnya.

Baca Juga: Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

"Saya akan stop. Yang sudah berdiri dibiarkan saja berdiri. Tapi untuk yang baru, saya tidak akan mengeluarkan perizinan untuk minimarket baru," kata Saifullah Yusuf di pembukaaan acara program pendidikan dan latihan perkoperasian Kota Pasuruan, Selasa (6/4/2021).

Gus Ipul menguraikan jika di Kota Pasuruan ini terdapat lebih dari 50 unit minimarket yang sudah berdiri. Jumlah tersebut pun dinilai sudah cukup banyak.

Berdasarkan hasil survey yang ia peroleh, satu minimarket ini akan mematikan 10 - 20 toko rakyat dan UMKM di sekitar tempat tersebut.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenkop Perkuat Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi

Selain itu, jika pemberian izin pembukaan minimarket terus dibiarkan, Gus Ipul menilai jika kematian toko rakyat, UMKM semakin lama akan semakin terjadi.  Ia mengaku akan berkomitmen merealisasikan wacana untuk mengubah skema tersebut.

Sebagai solusinya, Gus Ipul berharap agar minimarket yang sudah berdiri dan memiliki izin di Kota Pasuruan bisa menjalin kemitraan dengan UMKM, koperasi dan toko rakyat.

"Kami dorong minimarket ini untuk kemitraan. Jadi, minimarket bisa bekerjasama dengan UMKM, koperasi, toko rakyat di Kota Pasuruan. Bisa membina dan mendampingi, mulai memberi pendidikan, pelatihan hingga pemasokan barang," terangnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Gus Ipul mengaku akan mulai mengkoordinasikan hal ini dengan minimarket yang sudah ada, agar kerjasama bisa terjalin.

"Sesuai visi misi kami, saya dan Mas Adi akan terus berusaha memajukan ekonomi masyarakat Kota Pasuruan dari segala sisi," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.