Rabu, 17 Jun 2026 09:04 WIB

2 Perempuan yang akan Ledakan Bom Bunuh Diri di Turki Dilumpuhkan

Iring-iringan kendaraan militer menuju ke perbatasan Turki-Suriah (Foto: AP Photo/Lefteris Pitarakis via Republika)
Iring-iringan kendaraan militer menuju ke perbatasan Turki-Suriah (Foto: AP Photo/Lefteris Pitarakis via Republika)

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi Hatay mengaku telah berhasil melumpuhkan dua anggota kelompok Kurdi, YPG yang merencanakan serangan di daerah itu.

Turki mengatakan dua orang perempuan berhasil dilumpuhkan sebelum meledakan bom bunuh diri.

Baca Juga: Happy Ending, Warga Turki Dapatkan Hak Asuh Anaknya di Tulungagung

Pada Jumat (2/4) kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan, anggota kelompok YPG/PKK berhasil dilumpuhkan sebelum melancarkan serangan di daerah pemukiman di Afrin.

Anadolu menambahkan cepatnya reaksi pasukan keamanan menentukan keberhasilan operasi tersebut.

Kantor pemerintah Provinsi Hatay mengatakan pasukan keamanan setempat memberikan pengarahan yang terkoordinasi dengan pemerintah daerah. Penyelidikan mengenai peristiwa ini juga sudah dibuka.

Milisi YPG/PKK yang sebagian besar anggotanya masyarakat etnis Kurdi kebanyakan beroperasi di Suriah. Provinsi Hatay yang terletak di sebelah selatan Turki berbatasan dengan utara Suriah.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

Turki, AS dan Uni Eropo mengkategorikan organisasi itu sebagai kelompok teroris.

Anadolu mengatakan kelompok tersebut bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40 ribu orang termasuk anak-anak, perempuan dan bayi. Kantor berita itu menambahkan YPG cabang dari Partai Pekerja Kurdi (PKK).

 

Baca Juga: Muazin Musala di Tulungagung Ditangkap Tim Densus 88, Begini Kata Warga

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.