Minggu, 07 Jun 2026 04:21 WIB

Muazin Musala di Tulungagung Ditangkap Tim Densus 88, Begini Kata Warga

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - ES warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung ditangkap tim Densus 88 Antiteror. Pria berusia 41 tahun itu diduga terkait jaringan teroris yang tergabung dalam organisasi teroris Al Qaedah.

Selama ini ES dikenal ramah terhadap warga sekitar. ES juga aktif berkegiatan di masyarakat dan menjadi muazin di sebuah musala.

Baca Juga: Densus 88 Amankan 3 Orang Terduga Teroris di Kota Batu

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh tim Densus 88 Antiteror. Penangkapan dilakukan Minggu (4/6/2023) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Dijelaska, pihaknya juga dilibatkan dalam proses pengamanan saat penangkapan ini. Setelah dilakukan penangkapan Tim Densus 88 langsung membawa ES pergi.

"Ya benar tadi siang Densus 88 menangkap terduga teroris di Desa Boro. Pada saat penangkapan kami juga membantu pengamanan," ujar Eko Hartanto.

Salah seorang warga, Bambang Haryono menuturkan ES ditangkap saat sedang perjalanan ke musala untuk mengumandangkan azan zuhur.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

Warga sama sekali tidak mengira bahwa ES terlibat dalam jaringan organisasi teroris. Hal ini dikarenakan pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang strum aki ini dikenal sebagai pribadi yang ramah dan aktif dalam kegiatan masyarakat.

"Keluarganya juga tidak tertutup. Bahkan ketika dia berada di luar rumah, dia selalu menyapa warga," tuturnya.

Terkait masalah agama, ES juga terlihat fleksibel dan tidak membedakan golongan. Bahkan ES juga berperan aktif menghidupkan jemaah di musala.

Baca Juga: Hari Ini Napiter JAD Bebas Murni Tanpa Remisi dari Lapas Tulungagung

Disinggung apakah ES pernah keluar negeri, Bambang mengaku bahwa ES pernah bercerita soal keberangkatanya di luar negeri. Tetapi, satu tahun kemudian dia pulang, karena sakit.

"Dulu dia cerita ke saya pernah ke Korea untuk bekerja. Tapi karena sakit, terpaksa dia pulang ke rumah," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, ES diketahui pada 2014 lalu berangkat ke Yaman bersama empat rekannya. ES diduga terlibat dalam jaringan teroris Al Qaedah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.