Jumat, 19 Jun 2026 08:13 WIB

Calon Istrinya Meninggal Jelang Akad Nikah di Pasuruan, Pengantin Pria Pingsan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 28 Mar 2021 11:44 WIB
Tangkapan layar video viral kebahagiaan berubah jadi kesedihan jelang akad nikah di Pasuruan
Tangkapan layar video viral kebahagiaan berubah jadi kesedihan jelang akad nikah di Pasuruan

jatimnow.com - Suasana sedih masih menyelimuti rumah duka almarhum Umi Salama (23), mempelai wanita yang meninggal beberapa jam sebelum akad nikah di Dusun Selorentek, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Akad nikah yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 Wib, Kamis (25/3/2021), berubah menjadi waktu pemakaman untuk mempelai wanita, Umi Salama. Sang mempelai pria, M Fadil harus menelan kesedihan di hari yang seharusnya menjadi momen kebahagiaanya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Mempelai laki-laki pingsan saat di dekat jenazah calon istrinya yang sudah di keranda. Mungkin tidak kuat saking sedihnya," ujar Ketua RT 5, Dusun Selorentek, Nurul Huda, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Huda, selain mempelai pria yang pingsan, nenek dari mempelai pria juga pingsan.

Sementara tokoh masyarakat setempat, Ali Malhrus menambahkan, nenek dari Fadil itu sangat sayang kepada Umi Salama, calon istri cucunya.

Baca juga:  Pernikahan di Pasuruan Berujung Duka, Mempelai Wanita Meninggal Jelang Akad

"Neneknya Fadil ini sangat sayang sama Umi Salama. Mungkin sayangnya karena Umi Salama ini santriwati yang pintar mengaji," tandasnya.

Kesehatan Umi Salama yang punya riwayat penyakit paru-paru itu memang tiba-tiba drop setelah Salat Duhur, Kamis (25/3/2021). Setelah dilakukan penanganan darurat dan belum sempat dibawa ke rumah sakit, Umi Salama meninggal dunia.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Sementara rombongan mempelai pria yang telah berangkat dari Jember tetap berangkat ke rumah mempelai wanita itu.

"Pihak keluarga dan warga sini pun memilih tidak cepat memakamkan Umi Salama. Kami khawatir dikira menipu atau hal negatif lainnya. Sehingga kita baru memakamkan menunggu kedatangan mempelai laki-laki," ungkap Huda.

Rombongan keluarga mempelai pria yang datang terkejut melihat jenazah Umi Salama yang telah terbaring di atas keranda. Suasanya yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi isak tangis.

"Kami sebagai warga yang turut prihatin, hanya bisa menenangkan. Baik keluarga almarhum mempelai wanita ataupun yang laki-laki," tandasnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Setelah rombongan mempelai pria datang, jenazah Umi Salama kemudian dimakamkan. Sementara keluarga mempelai pria hanya bisa mengiringi dan menahan kesedihan di antara indahnya dekorasi ruangan rumah yang disiapkan untuk acara akad nikah tersebut.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.