Sabtu, 20 Jun 2026 22:25 WIB

Ketua Golkar Jatim Instruksikan Pengurus dan Anggota Beli Beras dari Petani

jatimnow.com - Ketua DPD Golkar Jawa Timur M Sarmuji menginstruksikan seluruh pengurus dan anggota Fraksi Partai Golkar di Jatim membeli beras langsung dari petani.

Hal ini imbas dari terus menurunnya harga beras dan kegagalan Bulog menyerap gabah dari petani.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

Instruksi itu berlaku untuk jajaran pengurus Golkar dari provinsi hingga tingkat desa serta seluruh jajaran Fraksi Partai Golkar.

Ormas pendiri diantaranya MKGR, Kosgoro dan SOKSI serta ormas lainya yang didirikan seperti AMPG, pengajian Al Hidayah, laskar ulama, AMPI, KPPG, MDI untuk membeli beras langsung dari petani.

"Gerakan beli beras langsung dari petani ini untuk meningkatkan sisi permintaan beras di pasaran sehingga mampu mengangkat harga beras di tingkat petani," ungkap M Sarmuji dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (26/3/2021).

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Ia melanjutkan, semua pengurus Golkar dan FPG membeli beras langsung dari petani dengan harga pasar untuk kebutuhan satu hingga dua bulan ke depan maka harga di tingkat petani akan naik karena besarnya permintaan serta pendeknya arus distribusi beras.

Anggota DPR RI Komisi XI ini menambahkan apabila gerakan ini diikuti oleh masyarakat secara luas, maka penyerapan beras akan semakin cepat saat panen raya nanti.

"Kita tentu berharap peran Bulog sebagai penyangga utama harga beras semakin kuat, tapi sepertinya Bulog selalu keteteran di saat panen raya. Dari pada kita mengharapkan Bulog tapi Bulognya lamban, mending kita bertindak sesuai kapasitas masing-masing dengan membeli beras dari petani untuk kebutuhan minimal sebulan atau dua bulan ke depan," paparnya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pihaknya juga berharap gerakan beli beras ke petani ini bisa menjadi gerakan gotong royong antar warga. Beras yang disimpan oleh masyarakat untuk kebutuhan konsumsi sebulan hingga dua bulan ke depan dijamin tidak akan rusak.

"Saya yakin beras yang disimpan masyarakat untuk kebutuhan sebulan atau maksimal dua bulan kualitasnya tetap terjaga dengan baik, daripada disimpan Bulog tapi tidak dikeluarkan bertahun-tahun yang setelah itu tidak bisa dimakan," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.