Senin, 22 Jun 2026 04:01 WIB

Anak Punk Korban Pembacokan di Jombang Pulang ke Ciamis, Polisi Usut Pelaku

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan  (kanan) saat melihat kondisi anak punk yang dibacok
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan (kanan) saat melihat kondisi anak punk yang dibacok

jatimnow.com - Satreskrim Polres Jombang terus menyelidiki kasus pembacokan terhadap anak jalanan atau punk di Simpang Tiga Terminal Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Korban yang diketahui bernama Iwan Nugraha alias Robig (28) asal Cisayong, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat itu mengalami luka bacok di tangan kiri dan ibu jari tangan kanan putus.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Iwan mengaku pembacokan itu terjadi saat dirinya bersama empat orang temannya.

"Kita berlima lagi ngamen dan jalan biasa, ada motor yang geber-geber, tapi kita gak tahu penyebabnya dan kronologisnya karena saya kan ngamen biasa. Ada teman saya yang kecil katanya ada yang jorokin (mendorong), saya datang dan ngobatin tangannya. Tiba-tiba ada yang balik lagi dan bacok," kata Iwan, Senin (22/3/2021).

Baca juga:  Anak Punk asal Ciamis Dibacok Orang Tak Dikenal di Jombang

Iwan mengaku kembali ke kampung halamannya untuk menjalani perawatan lanjutan.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Waktu ada kata harus diamputasi, kartu KIS tidak bisa digunakan kalau kejadian penganiayaan dan harus pakai biaya sendiri. Daripada saya biaya sendiri, saya pulang saja karena saya tidak mau ngerepoti orangtua, mending saya pulang saja," imbuhnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan menyebut bahwa meskipun korban telah pulang ke Ciamis, tapi kasus pembacokan itu terus diselidiki.

"Perkara masih lanjut," ungkap Teguh saat dikonfirmasi jatimnow.com, Selasa (23/3/2021).

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Saat ini, Polsek Mojoagung dibantu Satreskrim Polres Jombang masih melakukan penyelidikan kasus pembacokan tersebut.

"Kita masih lidik pulbaket pelaku," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.