Jumat, 19 Jun 2026 04:44 WIB

Ngeri! 13 Polisi di Meksiko Tewas Jadi Korban Pembunuhan Massal

Police line (Foto: Wikipedia)
Police line (Foto: Wikipedia)

jatimnow.com - Sejumlah pria bersenjata menewaskan 12 polisi Meksiko dalam penyergapan di dekat ibu kota, Kamis (18/3/2021) waktu setempat. Pembunuhan ini dinilai sebagai salah satu pembunuhan massal polisi terburuk yang mengguncang negara dalam beberapa pekan terkahir.

Foto-foto penyergapan mengerikan beredar di media sosial menujukkan mobil polisi penuh peluru dan truk. Di sekitarnya, terlihat jasad para petugas keamanan di sepanjang jalan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Konvoi personel keamanan diserang di siang hari bolong oleh tersangka anggota geng di daerah Llano Grande di kotamadya Coatepec Harinas saat mereka berpatroli di daerah itu," kata Rodrigo Martinez-Celis, Menteri Keamanan Negara Bagian Meksiko.

Delapan dari petugas yang terbunuh adalah polisi negara bagian, sementara lima lainnya adalah polisi yang ditugaskan di kantor kejaksaan. Daerah ini berada di barat daya Mexico City dan sekitar 64 km di selatan kota Toluca, ibu kota Negara Bagian Meksiko yang padat penduduk, yang mengelilingi sebagian besar ibu kota.

"Serangan ini merupakan penghinaan terhadap negara Meksiko. Kami akan menanggapi dengan semua kekuatan dan dukungan hukum," kata menteri dalam pidatonya kepada media.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Pengawal Nasional Meksiko memiliterisasi polisi dan angkatan bersenjata mencari pelaku melalui darat dan udara. Tidak jelas berapa banyak tersangka penjahat yang tewas atau terluka dalam insiden tersebut, atau apakah itu melibatkan salah satu kartel narkoba utama negara itu.

 

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.