Sabtu, 06 Jun 2026 11:56 WIB

Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

  • Penulis :
  • | Kamis, 29 Jan 2026 07:59 WIB
Foto: Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan. (Polres Blitar Kota/jatimnow.com)
Foto: Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan. (Polres Blitar Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satreskrim Polres Blitar Kota mengungkap motif kasus pembunuhan terhadap SP (70) warga Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Korban ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan pada Senin (26/1/202) malam. Dari hasil penyidikan korban dibunuh oleh NV yang tak lain merupakan menantu perempuannya. Usai menghabisi korban, pelaku melarikan diri ke Tulungagung dan ditangkap di sebuah penginapan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan pelaku tega melakukan hal tersebut karena sakit hati. Selama ini korban dan pelaku kerap terlibat percekcokan. Korban sering memperlihatkan bahwa dirinya tidak suka dengan pelaku. Puncaknya terjadi pada hari kejadian. Korban mengusir pelaku untuk pergi dari rumah.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Motif dari pembunuhan itu adalah sakit hati, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban sempat mengusir pelaku dari rumahnya," ujarnya, rabu (28/1/2026).

Berdasara hasil pemeriksaan sejak awal korban tidak setuju anaknya menikah dengan pelaku yang berasal dari Tangerang, Banten. Sehingga mereka sering terlibat cekcok. Saat malam kejadian, selain mengusir tersangka, korban juga sempat mengacungkan gergaji. Hal itulah yang memicu kemarahan NV, hingga nekat mencekik sang mertua sampai lemas. Pelaku juga sempat melakukan penusukan dengan menggunakan gunting.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

"Pelaku langsung mendorong tubuh korban ke kamar, dan terjatuh ke tempat tidur. Setelah korban jatuh, tersangka mencekik leher korban dengan menggunakan tangan dan juga bantal. Kemudian melihat gunting warna hitam yang berada di kasur korban dan langsung menusukan korban pada bagian leher sebelah kanan itu sebanyak tiga kali, juga di bagian perut kanan sebanyak dua kali," bebernya.

Setelah melihat korban tak berdaya, pelaku membawa anaknya yang masih berusia satu tahun untuk melarikan diri. Mengendarai sepeda listrik pelaku kabur ke Tulungagung. Polisi yang berhasil mengidentifikasi lalu menangkapnya di sebuah penginapan.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

"Pelaku terancam hukuman penjara 15 tahun," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.