Kamis, 18 Jun 2026 18:57 WIB

Kuli Bangunan di Pasuruan Tewas dengan Luka Tusuk saat Dikeroyok Dua Orang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 19 Mar 2021 16:55 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang kuli bangunan tewas dengan luka tusuk akibat dikeroyok dua orang di depan warung Desa Gejukjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Korban tewas dalam peristiwa yang terjadi Kamis (18/3/2021) pagi itu adalah Sutoyo (39), warga Dusun Krajan Utara, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Peristiwa pengeroyokan hingga mengakibatkan korban meninggal itu terjadi Kamis (18/2) kemarin," jelas Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, Jumat (19/3/2021).

Endy menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu terjadi saat korban bekerja sebagai kuli bangunan di salah satu rumah milik warga Desa Gejukjati. Karena ada material besi yang kurang, korban pergi ke toko bangunan untuk membeli bahan yang dibutuhkan.

"Saat korban pergi ke toko bangunan, tak berselang lama datang dua pelaku berboncengan motor mencari korban. Karena korban tidak ada, mereka memutuskan menunggu di warung dekat tempat kerja korban," ungkapnya.

Beberapa menit kemudian, korban datang membawa besi material yang dibelinya. Korban kemudian diberitahu jika ada dua orang menunggunya di warung. Korban lalu menuju warung tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Dalam pertemuan itu terjadi cekcok mulut korban dan dua pelaku. Kedua pelaku langsung menghajar korban. Saat korban tersungkur, salah satu pelaku mengambil pisau dan menusukkan ke paha kiri korban," bebernya.

Setelah menusuk korban, kedua pelaku langsung kabur. Sementara korban terkapar dan bersimbah darah. Warga sekitar langsung menolong korban ke puskesmas Lekok menggunakan becak motor.

"Karena tusukan itu membuat darah korban mengucur deras, akhirnya upaya warga pun tidak berhasil. Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas," tegasnya.

Baca Juga: 4 Oknum Aremania Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang

Terkait upaya polisi saat ini, Endy menyebut jika Unit Reskrim dan Tim Resmob Polres Pasuruan Kota masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku.

"Kedua pelaku saat ini masih buron. Tapi identitas keduanya sudah dikantongi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.