Kamis, 18 Jun 2026 04:49 WIB

Mahfud MD Sebut Aturan yang Menghambat Penyelamatan Rakyat Boleh Dilanggar

  • Penulis :
  • | Kamis, 18 Mar 2021 18:27 WIB

jatimnow.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Itu ditegaskan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) usai acara silaturahmi dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat di Kodam V/Brawijaya, Rabu (17/3).

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Bahaya Hukum Kedodoran

"Jika sebuah aturan menghambat upaya penyelamatan rakyat, boleh dilanggar. Dalil yang berlaku umum kalau di dalam ilmu konstitusi itu adalah salus, populi, suprema lex. Keselamatan rakyat itu adalah hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi, bahkan begitu," tegas Mahfud MD.

Ia menyebutkan, prinsip itu yang dipegang pemerintah saat menangani Pandemi Covid-19.

Menurutnya, program vaksinasi yang dilakukan pemerintah dilakukan untuk menekan kasus Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang tertuang di dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Permainan Isu Politik DPR, Bukan Penghakiman Aparat

Dua program itu akan berhasil jika dilaksanakan secara bersama-sama oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

"Menurut hukum anggaran kita harus sekian-sekian untuk ini, sekarang tidak. Kita ingin menyelamatkan rakyat," terang dia.

Dijelaskannya, program Vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah menelan anggaran yang besar. Namun itu harus dilakukan dengan tujuan utama untuk menyelamatkan rakyat.

Baca Juga: Mahfud MD Ajak Semua Pihak Bersabar dan Jernih Melihat Sebuah Peristiwa

"Vaksin itu semua provinsi sudah dianjurkan agar dilakukan dengan cermat, dan pemerintah menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat," tandasnya.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.