Minggu, 14 Jun 2026 04:26 WIB

Mahfud MD Ajak Semua Pihak Bersabar dan Jernih Melihat Sebuah Peristiwa

  • Penulis :
  • | Sabtu, 30 Agu 2025 14:40 WIB
Foto: Mahfud MD saat melakukan aktivitas olahraga (instagram@mohmahfudmd/jatimnow.com)
Foto: Mahfud MD saat melakukan aktivitas olahraga (instagram@mohmahfudmd/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mantan Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD memberi pandangan terhadap aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa kota. Awalnya aksi ini terjadi sebagai bentuk respon atas mewahnya tunjangan anggota DPR RI.

Namun aksi tersebut semakin meluas setelah peristiwa tewasnya seorang driver ojek online, karena terlindas mobil baracuda milik polisi. Aksi tersebut kini menyasar sejumlah markas Polisi.

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan Bahaya Hukum Kedodoran

Melalui akun instagramnya, Mahfud MD mengajak semua pihak untuk bersabar dan jernih dalam melihat sebuah peristiwa. Massa yang melakukan unjuk rasa tidak bisa disalahkan dan ditindak secara represif. Hal ini karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan.

"Sabar dan jernih dalam melihat peristiwa. Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan," tulisnya dalam instagram @mohmahfudmd, Sabtu (30/8/2025).

Mahfud MD juga berpendapat bahwa personel aparat yang menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka mungkin dalam kondisi panik karena terjepit kondisi. Jika tidak tegas mereka akan disalahkan oleh atasan. Namun jika terlalu tegas mereka akan berhadapan dengan massa.

Baca Juga: Kronologi Meninggalnya 1 Tahanan Politik di Rutan Medaeng Surabaya

"Mereka mungkin dalam kondisi terjepit, jika tidak tegas mereka akan disalahkan atasan tetapi jika terlalu tegas mereka akan berhadapan dengan massa," lanjutnya.

Menurut Mahfud MD, dalam masalah ini yang salah adalah pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi dengan serakah. Mahfud MD juga meminta semua pihak untuk tidak membenturkan aparat dan masyarakat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya.

"Yang salah pejabat-pejabat yang korup dan memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics, itu biang utamanya," jelasnnya.

Baca Juga: 1 Tahanan Politik Meninggal di Rutan Medaeng Surabaya

Pada akhir postingan, Mahfud MD juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kondisi tubuh dengan berolahraga.

"Kendorkan saraf, kencangkat urat, sehatkan badan. Setegang dan secemas apa pun membaca situasi jangan lupa berolahraga," tutupnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.