Jumat, 19 Jun 2026 14:34 WIB

Ironis, Ibu Rumah Tangga Jajakan Anak Kandung Demi Kebutuhan Hidup

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 05 Jun 2018 10:57 WIB
Petugas menunjukkan tersangka./Foto: CF Glorian.
Petugas menunjukkan tersangka./Foto: CF Glorian.

jatimnow.com - Demi memenuhi kebutuhan hidup, HPL (41), ibu rumah tangga asal Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, tega menjajakan anak kandungnya sebagai pemuas nafsu para pria hidung belang.

Ironisnya, anak yang dijajakan masih berusia dibawah umur. Praktek prostitusi anak dibawah umur ini sudah lama dilakukannya. Dalam sekali bercinta, HPL menerima bagian separuhnya.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Kalau dapatnya seratus ribu, saya yang lima puluh (ribu rupiah)," kata HPL kepada polisi, Selasa (05/06/2018).

Eksploitasi anak dibawah umur yang dilakukan HPL pada anak ketiganya berlangsung sejak setahun terakhir. Setiap ada hidung belang yang butuh, selalu menghubungi HPL.

Suami yang tak mampu menafkahi keluarga menjadi faktor utama HPL menjajakan anak perempuannya. Kasus ini, kini ditangani oleh unit PPA Satreskrim Polres Blitar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

HPL kini diamankan di Mapolres Blitar untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan putrinya diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

"Yang kita jadikan tersangka ini adalah ibunya. Karena ibunya ini bertindak sebagai germonya atau mucikari dari anak tersebut," ujar Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Akibat perbuatannya, HPL akan dijerat dengan pasal 83 undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter: CF Glorian
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.