Jumat, 19 Jun 2026 09:45 WIB

Buron Kasus Ancaman dan Ujaran Kebencian ke Mahfud MD Menyerahkan Diri

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 11 Mar 2021 17:48 WIB
Kombes Pol Gatot Repli Handoko
Kombes Pol Gatot Repli Handoko

jatimnow.com - Turmundi, tersangka yang membuat video berisi ancaman dan ujaran kebencian terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang buron telah menyerahkan diri ke polisi.

"Benar, yang bersangkutan menyerahkan diri di Sampang, Madura," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Baca juga:  

Ia tidak membeberkan kesulitan apa yang dialami anggota kepolisian untuk memburu pria 37 tahun tersebut. Sebab, polisi telah melakukan perburuan terhadap Turmundi sejak Desember 2020. Gatot mengaku bahwa pihaknya mengedepankan upaya persuasif.

"Pemeriksan penyelidikan kan mempengaruhi perkembangan, terus kemudian pendalamannya, muncul nama, baru diimbau, pendekatan secara persuasif, dan akhirnya yang bersangkutan bersedia menyerahkan diri," jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Selama dalam pelarian, tersangka tetap berada di Sampang, Madura, hingga dia sadar dan patuh terhadap hukum.

"Kan prosesnya panjang itu, untuk orang bisa sadar patuh hukum kan gak bisa secepat instan gitu saja," tegas Gatot.

Diketahui, Turmundi merupakan tersangka pembuat video pengancaman Menkopolhukam Mahfud MD yang beredar viral di media sosial.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Selain Turmudi, pada Desember 2020 lalu, Polda Jatim telah menangkap empat warga Pasuruan yang menyebarkan video pengancaman Mahfud MD yang dibuat Turmudi.

Keempatnya diketahui merupakan anggota dan simpatisan FPI sebelum dibubarkan pemerintah. Mereka adalah Nawawi atau Gus Nawawi (38), Abdul Hakam (39), Moch Sirojuddin (37) dan Samsul Hadi (40).

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.