Kamis, 18 Jun 2026 21:22 WIB

Bareng Habib Hasan, Wantimpres Siap Bantu Penyelesaian Pedagang Pasar Turi

jatimnow.com - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Muhammad Mardiono berjanji akan 'pasang badan' agar keberadaan Pasar Turi Surabaya yang menjadi ikon Kota Pahlawan ini kembali.

Itu diungkapkannya saat diajak oleh tokoh nasional asal Solo yang dikenal cukup dekat dengan Presiden Joko Widodo, yaitu Habib Hasan Mulachela berkunjung dan menyapa para pedagang Pasar Turi Surabaya, Sabtu (6/3).

Baca Juga: Pasar Malam Ponorogo Lebaran 2025 Diperpanjang, Masih Dipadati Pengunjung

Wantimpres Muhammad Mardiono yang mengaku 40 tahun lebih menjadi pelaku UMKM ini mengaku prihatin dengan kondisi para pedagang saat ini. Ia pun mengaku memahami persoalan tersebut.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Ini sudah belasan tahun nggak selesai. Saya mengajak semua orang untuk membantu. Sehingga pedagang dan konsumen bisa berkembang dan bertransaksi dengan baik," ujar Muhammad Mardiono.

Menurut dia, Pasar Turi dikenal sebagai ikon pasar dan tempat belanja di Jawa Timur. Terlebih bisa menjadi pusat grosir yang mampu mencakup wilayah Indonesia bagian Timur.

”Saya akan coba menjadi jalan tengah dan mengawal aspirasi serta keluhan kedua belah pihak,” tegas Mardiono.

Mardiono menganalogikan pertarungan membuka dan mengembangkan Pasar Turi Surabaya seperti bermain bola.

Baca Juga: Mantri Pasar Lojejer Intimidasi Pedagang, DPRD Jember: Jangan Takut!

"Ini seperti main bola. Di sini nggak boleh ada wasit, hakim garis, suporter ikut main. Jadi semua harus dipersiapkan. Pedagang diselamatkan dulu supaya bisa melayani konsumen dengan baik. Saya sering menjumpai orang Papua, Makassar, Maluku, ke Tanah Abang. Padahal lebih cepat ke Pasar Turi. Harus balik ke zaman dulu, Pasar Turi jadi ikon Jatim," tandas Mardiono.

Sementara itu, Habib Hasan Mulachela mengatakan kunjungan tersebut dilakukan setelah perwakilan pedagang Pasar Turi Surabaya mendatangi kediamannya di Solo, Jawa Tengah pada Rabu (3/3) lalu.

Habib Hasan Mulachela mengatakan kehadirannya dengan mengajak Wantimpres Muhamad Mardiono bisa melihat dan mendengar langsung aspirasi dari para pedagang yang menginginkan Pasar Turi Surabaya bisa dibuka kembali dan tidak digugurkan lagi.

"Dengan kehadiran Pak Mardiono, saya punya harapan besar. Beliau sangat peduli. Beliau sebenarnya nggak bisa hadir, tapi ini disempatkan," kata Hasan.

Baca Juga: Pedagang di Jember Keluhkan Manajemen Pasar Buruk, Gus Fawait Janjikan Ini

Habib yang sempat viral melalui aksi sosialnya pada masa pandemi ini menyebut beberapa masalah yang silih berganti menghinggapi para pedagang sejak 13 tahun lalu usai stan pasar ludes terbakar agar tidak berkepanjangan lagi.

"Jangan sampai kondisinya memburuk. Misalnya dulu baik, sekarang stroke karena memikirkan dan harus diperjuangkan lapaknya, ini kan kasihan. Masak harus para pedagang ini selalu berjuang untuk itu," ucap Hasan.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.