Senin, 22 Jun 2026 06:38 WIB

Pedagang di Jember Keluhkan Manajemen Pasar Buruk, Gus Fawait Janjikan Ini

  • Penulis : Sugianto
  • | Sabtu, 12 Okt 2024 08:45 WIB
Gus Fawait usai pertemuan dengan pedagang pasar  (Foto: Media Center Gus Fawait - Djos for jatimnow.com)
Gus Fawait usai pertemuan dengan pedagang pasar (Foto: Media Center Gus Fawait - Djos for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah pedagang pasar mengeluhkan managemen pasar di Jember buruk. Selain itu, retribusi pasar pun dinilai terlalu tinggi.

Tak hanya itu, para pedagang pasar tradisional juga menyebut bangunan pasar sudah semakin usang tanpa perawatan yang memadai dan minimnya tempat ibadah di area pasar.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Keluhan itu disampaikan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jember, Muhadi pada Muhammad Fawait atau Gus Fawait.

"Hingga saat ini tidak ada upaya perbaikan pasar dari pemerintah," keluh Muhadi, Jumat (11/10/2024).

Muhadi menambahkan, dirinya kecewa karena saat kampanye 4 tahun lalu, paslon yang datang ke pasar dan berjanji akan menata pasar, memperbaiki Mandi Cuci Kakus (MCK) serta area parkir.

"Dulu ada paslon yang datang ke pasar waktu kampanye Pilkada. Janjinya mau perbaiki pasar, tapi tidak ada perbaikan sampai sekarang," ujar Muhadi.

Baca Juga: Bupati Jember Serahkan Puluhan Kendaraan Penunjang Koperasi Merah Putih

Muhadi meminta kepada Paslon Pilbup Jember Gus Fawait - Djoko, agar dapat memberikan perhatian kepada nasib pedagang pasar tradisional, bila terpilih dalam Pilkada 2024 mendatang.

"Kami mendukung Gus Fawait karena ada sebab, yaitu karena beliau punya visi misi untuk memperhatikan pasar, kalau Paslon di sebelah tidak ada," ujar Muhadi.

Mendengar keluhan tersebut, Gus Fawait berjanji akan menyelesaikan persoalan yang terjadi di pasar tradisional.

Baca Juga: Bupati Jember Perintahkan Dinas TPHP Cabut Izin Kios Pupuk Subsidi Nakal

"Sebagai pemimpin harus memperhatikan pedagang tradisional, karena mereka salah satu penyangga ekonomi. Saya pastikan retribusi akan turun 100 persen," tegasnya.

Gus Fawait juga memastikan bakal menata kembali manajemen pasar yang saat ini kurang optimal, termasuk membangun fasilitas ibadah yang representatif.

"Sangat disayangkan kalau tempat ibadah saja tidak ada, padahal Jember ini terkenal dengan kabupaten yang memiliki jumlah pesantren terbanyakse-Indonesia," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.