Senin, 15 Jun 2026 07:40 WIB

Dukung Program Kartu Prakerja, Aplikasi Sekolah Online ini Hadirkan Pelatihan

jatimnow.com - Sebanyak 88,92 persen penerima manfaat Kartu Prakerja dapat meningkatkan keterampilan setelah menyelesaikan pelatihannya.

Sedangkan 81,24 persen diantaranya yang menerima uang insentif dari pemerintah bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian, maupun dijadikan tabungan selama pandemi Covid-19. Itu tercantum dalam Survei Badan Pusat Statistik pada bulan Agustus 2020 lalu.

Baca Juga: Perpustakaan UIN KHAS Jember Pelopori Latihan Kelola Berbasis Pesantren

Sementara itu, hasil survei evaluasi yang dilakukan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menemukan 35 persen penerima manfaat bulan Februari 2020 kemarin masih menganggur, kini berhasil mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mengatakan setelah sukses dilaksanakan pada tahun 2020 yang lalu, pemerintah akan melanjutkan Program Kartu Prakerja di tahun 2021 yang diawali dengan pembukaan gelombang ke-12 pada 23 Februari kemarin.

"Rencananya pemerintah akan membuka pendaftaran untuk 2,7 juta orang penerima manfaat Kartu Prakerja pada semester awal. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kompetensi sebelum melamar pekerjaan ke perusahaan ataupun menjadi wirausahawan," kata Denni Puspa Purbasari dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (6/3/2021).

Sementara CEO Sekolah.mu, Radinka Qiera mengatakan Program Kartu Prakerja memiliki banyak manfaat bagi masyarakat mulai dari pembekalan serta peningkatan kompetensi kerja dan/atau kewirausahaan hingga alih kompetensi kerja bagi tenaga kerja.

Dia melanjutkan, sebagai salah satu mitra platform digital Program Kartu Prakerja, aplikasi sekolah online itu menyediakan beragam pelatihan untuk meningkatkan kompetensi yang dapat dipilih masyarakat sesuai dengan minat dan tujuan pengembangan dirinya.

Selain itu, aplikasi ini juga memiliki tingkat penyelesaian yang tinggi, dan menunjukkan berbagai pelatihan yang ditawarkan mudah diikuti, menarik, dan bermanfaat.

Baca Juga: HATMA: Program Kesehatan Holistik di PTP Nonpetikemas, Ini Detailnya!

"Pada tahun 2020 rata-rata tingkat penyelesaian pelatihan di platform Sekolah.mu mencapai lebih dari 90 persen. Pengguna dapat mengikuti pelatihan sesuai dengan minat masing-masing ataupun berdasarkan kebutuhan industri saat ini," kata Radinka.

Penerima Kartu Prakerja yang mengakses pelatihan melalui Sekolah.mu akan mendapatkan pembelajaran yang berbasis kompetensi berdasarkan data dari seluruh pelatihan yang diselenggarakan di aplikasi ini.

Kompetensi yang paling banyak berkembang dari para penerima Kartu Prakerja antara lain adalah tingkat kemandirian dan orientasi pada tindakan yang akan menjadi penting sebagai bekal para pengguna pelatihan pada saat ini.

Selain itu penerima Kartu Prakerja juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti fleksibilitas program yang memungkinkan untuk belajar di mana saja dan kapan saja, fasilitator berpengalaman, serta platform aplikasi digital untuk belajar yang efektif dan materi yang beragam.

Baca Juga: Atasi Pengangguran, YDSF Gelar Sertifikasi Welder Profesional

"Kami mengedepankan pelatihan yang tepat, baik untuk pembekalan karier atau vokasional, membantu proses penerbitan sertifikat lebih cepat, serta memiliki layanan penanganan jika terjadi kendala. Selain itu, peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah dalam kompetisi yang kami adakan," paparnya.

Penerima Kartu Prakerja yang mengambil pelatihan di Sekolah.mu akan mendapatkan sertifikat setelah selesai mengikuti pelatihan dan bisa memanfaatkan fasilitas diskusi dengan metode personalisasi melalui fitur Tanya.mu.

Selain itu, aktivitas pelatihan atau pembelajaran Program Kartu Prakerja di Sekolah.mu juga sangat interaktif karena dilakukan melalui video, kuis, dan media interaktif lainnya seperti infografis, aplikasi pertemuan daring, dan lain sebagainya.

"Kami juga memiliki mitra Kartu Prakerja di berbagai kota, antara lain yec.co.id (Yogyakarta), Founderplus (Depok), LKP LEAP (Surabaya), LA Language Academy (Yogyakarta), Sekolah Vokasi IPB (Bogor), LKP Karya Jelita (Bandung), dan mitra-mitra lain yang jumlahnya akan terus bertambah di 2021 ini,” pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.