Minggu, 21 Jun 2026 02:37 WIB

Atasi Pengangguran, YDSF Gelar Sertifikasi Welder Profesional

Peserta praktek pengelasan (welder) ketika mengikuti program Sertifikasi Welder Profesional Batch 2. Foto: YDSF for JatimNow.com
Peserta praktek pengelasan (welder) ketika mengikuti program Sertifikasi Welder Profesional Batch 2. Foto: YDSF for JatimNow.com

jatimnow.com - Lembaga Amil Zakat dan Wakaf Nasional Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) kembali membuka program Sertifikasi Welder Profesional Batch 2 pada hari Rabu (13/8/2025) di Aula Kampuh Academy, Sambikerep, Surabaya.

Program ini merupakan kelanjutan dari gelombang pertama yang sukses meluluskan tenaga-tenaga pengelasan (welder) dan 100 persen dari mereka langsung bekerja di berbagai perusahaan ternama di Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga: YDSF Siapkan Dana Rp1 Miliar untuk Bantu Korban Bencana Sumatera

Direktur Program YDSF, Imron Wahyudi, menjelaskan bahwa program sertifikasi ini merupakan hasil kerjasama dengan PT Kampuh Welding Indonesia.

"Alhamdulillah, antusiasme calon peserta yang ingin mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Cuman, karena keterbatasan dana kami belum bisa menerima banyak peserta," ujarnya.

Imron menambahkan bahwa para peserta merupakan lulusan SMA/SMK dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat untuk belajar dan bekerja.

Kholilur Rohman (24), peserta asal Jember yang mengikuti diklat gelombang pertama, mengungkapkan rasa syukurnya.

Baca Juga: Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Kembangkan Potensi Mahasiswa di Luar Kelas

"Orang tua ikut bangga setelah saya mengikuti diklat ini. Apalagi melihat prospek karir yang bagus di posisi saat ini," kata Rohman, yang kini bekerja di PT Inka Banyuwangi setelah lulus pelatihan.

Ketua Pengurus YDSF, Shakib Abdullah, menyampaikan bahwa program diklat ini dipersiapkan sebagai solusi untuk mengatasi pengangguran.

"Dengan kompetensi yang dimiliki akan menjadi bekal mereka untuk mendapatkan pekerjaan profesional dan memperbaiki ekonomi keluarganya," tuturnya.

Baca Juga: Perpustakaan UIN KHAS Jember Pelopori Latihan Kelola Berbasis Pesantren

Shakib juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan agar semakin banyak peserta yang dapat mengikuti diklat ini.

"Insya Allah lewat program ini imbas dan manfaatnya besar bagi anak-anak kita," pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.