Jumat, 19 Jun 2026 22:18 WIB

Penjualan Ribuan Bom Ikan Dibongkar, Seorang Residivis Ditangkap

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 19 Feb 2021 14:43 WIB

jatimnow.com - Bisnis penjualan bahan peledak yang digunakan sebagai bom ikan di Pelabuhan Jangkar, Situbondo dibongkar Ditpolairud Polda Jatim.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan dua pelaku dan menyita 3 ribu biji bahan peledak.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Kedua tersangka itu adalah Mastur (47) warga Probolinggo dan Ahmadi (41) warga Sumenep, Madura.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari masuknya informasi yang menyebut jika di Pelabuhan Jangkar sering digunakan untuk jual beli bom ikan.

Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Ditpolairud yang dipimpin Kombes Pol Arnapi akhirnya mengamankan dua tersangka tersebut bersama barang bukti pada Senin (15/2) lalu.

"Kedua tersangka yang diamankan ini merupakan pembuat bahan peledak dan pembeli," sebut Gatot saat merilis kasus tersebut di Kantor Ditpolairud Polda Jatim, Jumat (19/2/2021).

Untuk modusnya, Gatot menjelaskan, tersangka Mastur merakit sendiri peledak itu sebanyak tiga ribu biji dan dipacking ke dalam 30 kotak masing-masing berisi 100 biji.

Selanjutnya dipacking lagi dalam kardus sehingga terlihat seperti paket. Kemudian dibawa dari Pulau Ra’as ke Pelabuhan Jangkar.

Setelah sampai di pelabuhan tersebut, tiga ribu biji peledak diserahkan kepada tersangka Ahmadi sebagai pemesan dan pembeli.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Dari keterangan tersangka, untuk harga per biji ini Rp 7 ribu. Untuk tiga ribu biji, totalnya Rp 21 juta dan pembayaran via transfer," jelasnya.

Gatot mengungkapkan, bahan peledak yang dibuat oleh tersangka ini terbilang cukup berbahaya. Pasalnya, bahan baku untuk membuat bahan peledak ini terdiri dari campuran arang dan potassium dan juga belerang. Sementara unsur kimia yang terkandung dalam peledak black powder (low explosive).

"Bom ikan yang dibuat oleh tersangka ini cukup berbahaya, karena bisa merusak ekosistem laut," katanya.

Selain itu, sistem kerja detonator sebagai pemicu dimasukkan ke tengah bubuk potassium yang dikemas dalam botol untuk meningkatkan daya ledak hight explosive.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Kemudian botol dibakar dengan api dan dilemparkan ke area kerumunan ikan. Jika peledak ini dilempar ke laut akan merugikan kerusakan ekosistem dan habitat ikan serta terumbu karang (destructive fishing).

Dalam penyidikan, tersangka Mastur rupanya seorang residivis atas kasus serupa pada tahun 2015 silam.

Sementara untuk barang bukti yang disita dari kasus ini, penyidik menyita bahan peledak sebanyak 30 kotak yang berisi 3000 biji dan dua handphone.

Kedua tersangka dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api dan Bahan Peledak dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.