Senin, 22 Jun 2026 00:40 WIB

Akhir Petualangan Pimpinan Ponpes di Jombang Dua Tahun Cabuli Santri

Pimpinan ponpes yang cabuli para santrinya digiring di Mapolres Jombang
Pimpinan ponpes yang cabuli para santrinya digiring di Mapolres Jombang

jatimnow.com - Seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang ditangkap polisi setelah terbukti melakukan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, penangkapan pimpinan ponpes berinisial S (56) itu berawal dari laporan dua orangtua santriwati karena mendapati perilaku anaknya berubah.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Hingga saat ini korban sebanyak 6 santri. Jumlah itu bisa bertambah, kami masih menunggu laporan korban lainnya. Usia korban rata-rata 16 hingga 17 tahun," kata Agung, Senin (15/2/2021).

Alumni Akpol 2002 ini menjelaskan, aksi pencabulan terhadap para santriwati yang dilakukan pelaku sudah berjalan dua tahun.

"Modus pelaku yakni melakukan bujuk rayu kepada korban. Perbuatan cabul itu dilakukan setelah Salat Isya dan ada juga usai tahajud. Rata-rata korban takut menceritakan aksi pelaku karena pimpinan pondok yang dihormati. Namun kewenangan itu disalahgunakan oleh pelaku," beber Agung.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Pelaku dijerat dengan Pasal 76D jo Pasal 81 Ayat 2 dan 3 UU RI No 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Sementara Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Christian Kosasih menyebut, pelaku tidak hanya melakukan pencabulan terhadap para korban.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Para korban ada yang diraba-raba, ada juga sampai persetubuhan. Sampai saat ini belum ada santri yang dilaporkan hamil," pungkasnya.

Barang bukti pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes dibeber di Mapolres JombangBarang bukti pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes dibeber di Mapolres Jombang

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.