Selasa, 16 Jun 2026 23:15 WIB

Jalan Penghubung Dua Desa di Kabupaten Mojokerto Ambles

Jalan penghubung dua desa di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang ambles
Jalan penghubung dua desa di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang ambles

jatimnow.com - Jalan penghubung antar Desa Mojolebak dan Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto ambles. Jalan yang tepat berada di sebelah Sungai Marmoyo itu terputus dan ditutup.

Akibat terputusnya jalan itu, warga harus memutar lebih jauh sekitar 1 kilometer saat menjalankan aktivitas. Karena jalan itu sudah tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat maupun roda dua.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Salah satu warga, Jamin (56) mengatakan, material tanah dan aspal ambles karena tergerus derasnya air Sungai Marmoyo yang berada di bawah jalan penghubung dua desa tersebut.

"Penyebabnya hujan terlalu deras, sungai tidak mengatasi menampung air. Putusnya jalan ya terganggu, harus mutar satu kilometer," ujar Jamin, (13/2/2021).

Jamin menambahkan, dulu sebelum ada saluran air, terdapat pipa besi untuk saluran air dari sungai. Namun sekarang pipa besi itu tidak digunakan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sekarang saluran air ini putus bersama jalan yang ada di atasnya dan materialnya terbawa arus Sungai Marmoyo," tambahnya.

Sementara Danramil 0815/07 Jetis Kapten Kav Rohyadi menjelaskan, amblesnya jalan penghubung dua desa itu terjadi sejak 22 Januari 2021.

"Pihak terkait mulai dari desa, kecamatan, BPBD, PUPR, koramil dan polsek sudah melakukan rapat koordinasi untuk ditindaklanjuti sampai ke atas," paparnya.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

Untuk mencegah agar warga tidak melintas, lanjut Rohyadi, jalan itu ditutup dengan cara diberi batas menggunakan bambu.

"Harapannya diberi pembatas bambu agar warga tidak ada yang melewati apalagi waktu malam hari sangat berbahaya. Kapan akan diperbaiki kita masih menunggu belum tahu, tinggal menunggu realisasi kedepan, langkah-langka sudah kita lalui mulai dari desa hingga dinas terkait," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.