Jumat, 12 Jun 2026 18:44 WIB

Bupati Anas Ajak Sekolah Optimalkan UKS di Masa Pandemi Covid-19

jatimnow.com - Pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi dunia pendidikan di Banyuwangi untuk mengoptimalkan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Terlebih, sejak 18 Januari lalu sejumlah sekolah di Bumi Blambangan mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Pesan untuk mengoptimalkan dan membangkitkan pesan UKS tersebut disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas kepada para kepala sekolah di Banyuwangi melalui website seminar (webinar).

Anas menegaskan agar UKS menjadi menjadi salah satu pilar promosi dan preventif kesehatan di lingkungan sekolah.

Untuk itu Anas meminta program UKS dilakukan sinergis dengan program pemkab. Misalnya, UKS harus bersinergi dengan program Puskesmas Mal Orang Sehat yang telah dicanangkan Pemkab Banyuwangi pada 2020 lalu.

"Biar jelas seperti apa, sekolah bisa belajar ke puskesmas. Perkuat kolaborasi sekolah dan puskesmas, juga dengan kampus kesehatan. Supaya ke depan kita bisa meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat, termasuk para siswa di sekolah khususnya di masa pandemi ini," ujar Anas dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (1/2/2021).

Ke depan, Anas mendorong diadakan lomba inovasi UKS. Dinas Kesehatan bisa menyusun kriterianya. indikator gaya hidup sehat, sirkulasi udara kelas, dan sebagainya.

"Ke depan, ini akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kinerja seorang kepala sekolah," kata dia.

Selain mengoptimalkan peran UKS, Anas juga meminta agar sekolah menggelar pendidikan parenting secara daring bagi orang tua siswa. Karena siswa saat ini lebih banyak beraktivitas dari rumah, termasuk melakukan pembelajaran jarak jauh.

Dia lalu menyebut, kajian Bank Dunia menyebutkan penutupan pembelajaran di sekolah memicu penurunan nilai ujian rata rata hingga 25 persen.

Pandemi ini juga menurunkan efektivitas tahun sekolah dasar yang dicapai anak: dari 7,9 tahun menjadi 7,3 tahun.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Selain itu, Unicef juga menyebutkan pandemi berpotensi menurunkan kompetensi dasar siswa karena menurunnya waktu kualitas belajar.

"Karena itu sekolah tidak cukup hanya menjalankan pembelajaran jarak jauh, tapi masa saat ini menjadi momentum untuk menyediakan pendidikan parenting kepada orang tua berkala melalui online. Pendidikan parenting penting karena tidak semua orang tua memahami, sementara di sisi lain saat ini anak bertumpu pada kegiatan belajar di rumah," jelasnya.

Karena itu Anas meminta kepada guru dan kepala sekolah agar berlomba-lomba membuat inovasi-inovasi yang relevan untuk kebutuhan belajar peserta didik.

"Satu sekolah satu Inovasi. Satu sekolah wajib menjalankan satu inovasi terkait penyelenggaraan pendidikan," cetusnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno menjelaskan, pelaksanaan uji coba PTM tahap pertama yang dimulai pada 18 Januari lalu berjalan lancar tanpa kendala.

Seluruh sekolah pelaksana tertib melaksanakan protokol kesehatan (prokes), sehingga tidak ditemukan klaster baru. Ada 77 SD dan 43 SMP negeri dan swasta pada tahap pertama ini.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

"Alhamdulillah, dua pekan ini semuanya lancar dan aman. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Banyuwangi tidak menemukan adanya klaster baru di semua sekolah yang kita rekomendasi," tuturnya.

Atas dasar itulah, pihaknya optimis melanjutkan uji coba PTM bagi sekolah lain yang memenuhi tiga syarat SKB 4 menteri.

"Hari ini (kemarin) kami mengeluarkan lagi rekomendasi bagi 210 SD dan 59 SMP negeri dan swasta untuk bisa melaksanakan uji coba PTM. Yang tahap pertama tetap kita pantau terus perkembangannya selama dua minggu ke depan," terang Suratno.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Banyuwangi Istu Handono juga menyampaikan hal serupa.

"Alhamdulillah, uji coba pertama sukses. Hari ini (kemarin) kami terbitkan lagi rekomendasi untuk 30 SMA dan SMK negeri/swasta yang lain. Namun untuk 20 sekolah pada tahap pertama kami kembalikan pembelajaran secara daring," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.