Sabtu, 20 Jun 2026 10:44 WIB

Pencarian Korban Longsor di Sumedang Tuntas, Total 40 Orang Meninggal

Foto udara bencana tanah longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (12/1/2021) (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi via Republika)
Foto udara bencana tanah longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (12/1/2021) (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi via Republika)

jatimnow.com - Seluruh korban musibah tanah longsor yang berjumlah 40 orang di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, berhasil ditemukan. Dua korban terakhir yang ditemukan berjenis kelamin laki laki dan peremuan.

"Seluruh korban berhasil ditemukan. Dan operasi pencarian saya nyatakan ditutup tadi malam," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah kepada Republika.co.id, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Menurut Deden, dua korban terakhir yang ditemukan yaitu yaitu berjenis kelamin laki laki dan peremuan. Identitas keduanya masih dilakukan idenfitikasi oleh petugas Biddokes Polda Jabar di Puskesmas Cimanggung.

"Kedua korban ditemukan tadi malam sekitar 19.59 dan hamir berbarengan," ujar dia.

Sebelumnya, sekitar pukul 15.40 tim SAR gabungan juga menemukan dua jenazah korban atas nama Melati Natasya Sihombing (12 tahun) dan Cincin Rosa Arga Pasaribu (12).

"Kedua korban ditemukan di sektor dua. Korban kemudian dilakukan identifikasi," ujar dia.

Dikatakan Deden, seluruh personel yang terlibat dalam uaya encarian korban longsor telah kembali ke satuannya masing masing. Ia menyamaikan, terima kasih keada seluruh ersonel tim gabungan yang terlibat dalam encarian dan evakuasi korban.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

"Selama sembilan hari kami bahu membahu melakukan pencarian dan evakuasi. Kami sampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh personel tim SAR gabungan dan masyarakat sekitar," tutur dia.

Sebagaimana diketahui, musibah tanah longsor melanda sebuah permukiman di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 17.00 Wib.

Akibat longsor tersebut belasan rumah warga tertimbun tanah. Korban meninggal dunia dan berhasil ditemukan sebanyak 40 orang.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.