Jumat, 19 Jun 2026 14:26 WIB

Bantu Korban Bencana, Polisi Kirim Ribuan Paket Sembako hingga Obat

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 19 Jan 2021 14:55 WIB

jatimnow.com - Polda Jawa Timur dan Polres jajaran mengirimkan bantuan sosial untuk korban bencana alam Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (19/1/2021).

Pengiriman bantuan itu dipimpin Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo bersama pejabat utama (PJU) serta Bhayangkari Polda Jatim.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Hari ini Polda Jatim dan Polres jajaran bersama Bhayangkari Polda Jatim mengirimkan bantuan sosial ke korban bencana alam di Kalsel dan Sulbar. Ada sekitar 25.165 paket bantuan, yang nanti akan kami serahkan ke Polda dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat," katanya.

Slamet menyebut, bantuan 25.165 paket itu terdiri dari 15.400 paket sembako dan 2.000 paket masker. Lalu obat-obatan sebanyak 18.000 paket, alat mandi 16.000 paket, pakaian 15.000 paket, hand sanitizer 1.000 paket, paket 700 paket, selimut 565 paket, handuk 400 paket dan alat tidur 200 paket.

"Bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kami. Semoga para korban bencana diberi kekuatan," ujarnya.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 15 orang meninggal dunia akibat bencana banjir di 10 kabupaten/kota di Kalsel. Sebanyak 39.549 warga terpaksa mengungsi akibat kejadian tersebut.

Daerah yang banjir itu antara lain, Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Batola.

Baca Juga: Rangkul Warga Sekitar, DWP UIN KHAS Jember Salurkan Bantuan Jelang Iduladha

Sedangkan gempa di Sulbar, BNPB mencatat bencana telah menewaskan 84 orang. Dengan rincian 73 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene.

Pasca gempa 6,2 magnitudo itu membuat sebanyak 19.435 orang mengungsi. Dari jumlah itu, 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majene dan 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.