Selasa, 16 Jun 2026 21:41 WIB

Pertanian Padi Banyuwangi Lampaui Target di Tengah Pandemi Covid-19

jatimnow.com - Meski di tengah Pandemi Covid-19, sepanjang 2020 sektor pertanian Kabupaten Banyuwangi mencatat pertumbuhan positif. Tak hanya mengalami surplus produksi, luasan tanam juga mengalami pertumbuhan.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan kontribusi sektor pertanian terhadap PDB 2020 merupakan satu-satunya dari lima sektor penyangga utama yang tumbuh positif sepanjang 2020.

Baca Juga: Dukung Petani, PTP Nonpetikemas Percepat Distribusi Bahan Baku Pupuk

Hasil produksi pertanian khususnya padi juga mencatatkan hasil yang cukup menggembirakan, meski di tengah terjadinya kelangkaan pupuk bersubsidi yang dialami petani.

"Kami bersyukur meskipun tahun 2020 cukup berat bagi sejumlah sektor di daerah, sektor pertanian mampu bertahan bahkan memberikan hasil yang menggembirakan. Bahkan luas tanam padi berhasil melampaui target dan produksinya juga surplus," ujar Anas saat melaksanakan panen padi di Dusun Karanglo, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (27/9/2020).

Pada 2020, target luas tanam padi Banyuwangi 116.240 ha, sementara realisasi luas tanam mencapai 120.168 ha. Sedangkan produksi padi pada 2020 mencapai 788.982 ton, di mana dari angka itu terdapat surplus 341.174 ton.

"Capaian ini tentunya harus kita pertahankan bahkan tingkatkan di masa yang akan datang," ujarnya.

Anas menambahkan, ke depan sektor pertanian daerah juga akan terus didorong tidak hanya dari sisi produksi dan penyediaan konsumsi masyarakat, namun juga mengintegrasikan sektor pertanian dengan sektor lainnya.

Baca Juga: Hasil Panen Padi di Tulungagung Tahun Ini Suplus 50 Persen

"Dan yang juga sangat penting, kita harus bisa menarik minat kaum milenial terjun di dunia agribisnis," lanjut dia.

Anas juga mencontohkan kolaborasi sektor pertanian dan teknologi informasi. Pada era digital ini sinergi antara petani dan kaum muda yang melek IT, diharapkan bisa mengubah imej sektor pertanian menjadi sektor yang bergengsi.

Munculnya start up di bidang pertanian adalah salah satu bukti bahwa sektor pertanian bisa digarap lebih menarik, efisien, dan menguntungkan.

"Banyuwangi telah mendorong tumbuhnya start up pertanian lewat Agribussiness Startup Competition (ASC) yang tiap tahun diikuti ratusan anak muda, dan diharapkan bisa menjawab tantangan pertanian di era revolusi sekarang ini," kata Anas.

Baca Juga: Ansor Karanggeneng Cetak Petani Militan, Lawan Krisis Pangan dari Desa

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan membeberkan, produksi padi selama 2020 sebanyak 788.982 ton.

"Dari jumlah produksi tersebut, daerah surplus sebanyak 341.174 ton. Selain padi, produksi jagung daerah juga mengalami surplus produksi dengan jumlah produksi sebesar 221.237 ton " ujar Arief.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.