Sabtu, 06 Jun 2026 19:35 WIB

Hasil Panen Padi di Tulungagung Tahun Ini Suplus 50 Persen

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 11:59 WIB
Foto: Petani di Tulungagung saat berada di sawahnya. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petani di Tulungagung saat berada di sawahnya. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Sepanjang tahun 2025, produksi beras yang dihasilkan oleh para petani di Kabupaten Tulungagung ratusan ribu ton. Capaian beras yang dihasilkan para petani ini diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan beras lokal selama 10 bulan kedepan.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Tulungagung, Suyanto mengatakan, selama periode Januari 2025 sampai dengan Oktober 2025, hasil panen padi di Tulungagung mencapai 298.377 ton gabah. Dari jumlah tersebut mampu menghasilkan beras 173.058 ton.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Produksi beras tahun ini mengalami surplus sebanyak 50 persen dari total kebutuhan beras di Tulungagung. Bahkan hasil produksi beras pada tahun 2025 ini juga mampu mencukupi kebutuhan beras masyarakat lokal selama 10 bulan kedepan.

"Hasil panen beras tahun ini proyeksinya jika tidak ada panen lagi, maka hasil produksi yang ada pada tahun ini mampu mencukupi kebutuhan beras masyarakat lokal selama 10 bulan kedepan," ujarnya, Sabtu (3/01/2026).

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Hasil panen yang melimpah ini tidak lepas dari upaya pemerintah untuk tetap menjaga produksi padi di Tulungagung agar selalu dalam kondisi yang maksimal. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memanfaatkan lahan bisa produksi indeks pertanaman (IP) 200 yang artinya mampu menanam padi dua kali setahun.

Selain itu, pihaknya saat ini juga tengah memanfaatkan lahan baru yang sebelumnya tidak pernah ditanami padi kemudian diubah menjadi lahan pertanian padi. Dimana hal ini tentunya sejalan dengan upaya pemerintah pusat memperkuat ketahanan pangan dengan peningkatan produksi padi maupun beras dalam negeri.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Kami juga telah melakukan upaya perluasan area tanam padi di Tulungagung dengan mengusulkan lahan persawahan seluas 167 hektare kepada Kementerian Pertanian (Kementan) untuk area tanam padi," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.