Rabu, 17 Jun 2026 08:11 WIB

Nakes Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 13 Jan 2021 15:44 WIB
Para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Pasuruan saat menjalankan tugasnya
Para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Pasuruan saat menjalankan tugasnya

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menyiapkan ratusan tenaga kesehatan (nakes) sebagai penerima pertama vaksin Covid-19 sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pasuruan, Dr Shierly Marlena mengatakan bahwa diprioritaskannya nakes sebagai golongan yang akan divaksin dulu karena potensi bersinggungan dengan pasien Covid-19 paling tinggi.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Sasaran utamanya adalah nakes, totalnya 1.757 orang," jelas Shierly, Rabu (13/1/2020).

Meski diprioritaskan, nakes yang akan divaksin tetap harus terdata sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seperti tidak pernah terpapar Covid-19, tidak memiliki komorbit dan berusia mulai 18 sampai 59 tahun.

"Ketentuannya tetap, usianya mulai 18 tahun sampai 59 tahun, tidak berkomorbit, bukan ibu hamil dan ibu menyusui. Nakes yang pernah positif juga tidak divaksin lagi," ungkapnya.

Baca Juga: Peringati HUT ke-52 PPNI, Bupati Jember Ajak Hapuskan Sekat Antarprofesi Nakes

Terkait kesiapan fasilitas kesehatan, Shierly menyebut bahwa Dinas Kesehatan sudah menyiapkan semua fasilitas kesehatan untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 itu.

"Fasilitas sudah siap, tenaga vaksinator sudah, pos vaksin sudah semua," tegasnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Shierly melanjutkan, bila sampai saat ini vaksin Covid-19 sinovac masih belum didistribusikan. Terkait berapa alokasi vaksin yang akan diterima Kota Pasuruan, Shierly belum mengetahuinya.

"Untuk kuota vaksin di Kota Pasuruan kita belum dapat petunju," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.