Sabtu, 20 Jun 2026 12:00 WIB

Terapkan PPKM, Pemkot Tutup Seluruh Taman di Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 12 Jan 2021 16:54 WIB

jatimnow.com - Terapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menutup seluruh taman-taman selama 2 pekan.

"Seluruh taman kita tutup termasuk Alun-alun Pasuruan dan Taman GOR Untung Suropati. Penutupan ini berlangsung sampai 25 Januari 2020 besok, untuk dievaluasi lagi. Bisa saja lebih cepat, tergantung nanti hasilnya," jelas Kepala Dinas Kominfo dan Statistika Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, Selasa (12/1/2020)

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Ia menjelaskan, alasan Pemkot menutup taman karena angka kematian Covid-19 di Kota Pasuruan masih tinggi meski tidak masuk zona PPKM yang diinstruksikan Pemerintah Pusat.

"PPKM ini dilakukan oleh Pemkot Pasuruan karena angka kematian karena Covid-19 masih tinggi. Meskipun angka penularan masuk kategori rendah," jelas dia.

Selain menutup taman, dalam surat edaran Wali Kota Pasuruan nomor 13 tahun 2021 juga mengatur pembatasan waktu kegiatan masyarakat, mulai dari perkantoran, pusat belanja, rumah makan atau warung, kafe dan tempat keramaian lainnya.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

Pemberlakuan pengurangan kuota 50 persen untuk setiap tempat pun diberlakukan. Selain itu, seluruh tempat yang disebutkan tersebut harus ditutup aktivitasnya pada pukul 20.00 Wib.

"Untuk tempat kerja perkantoran, pusat perbelanjaan, rumah makan atau warung, kafe dan lain-lain maksimal tutup pukul 20.00 Wib," tegasnya.

Selaku juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19, Kokoh pun mengimbau agar masyarakat Kota Pasuruan menunda pelaksanaan kegiatan yang bersifat kerumunan dalam situasi saat ini. Baik kegiatan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan.

Baca Juga: Mengenal Nomad N22/24, Si Pengintai di Taman Hutan Kota Tuban

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, kecuali kegiatan penting dan mendesak dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.