Selasa, 23 Jun 2026 04:08 WIB

Mengenal Nomad N22/24, Si Pengintai di Taman Hutan Kota Tuban

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Sep 2024 11:35 WIB
Pesawat terbang jenis Nomad N22/24 yang kini berada di Taman Hutan Kota Abipraya Tuban . (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)
Pesawat terbang jenis Nomad N22/24 yang kini berada di Taman Hutan Kota Abipraya Tuban . (Foto: Humas Pemkab Tuban for jatimnow.com)

jatimnow.com - Taman Hutan Kota Abipraya Tuban kini makin semarak dengan kehadiran pesawat terbang jenis Nomad N22/24. Pesawat ini menjadi ikon baru dari Taman Hutan Kota Abipraya Tuban.

Sebelum dinonaktifkan dan dihibahkan ke Pemkab Tuban, pesawat tersebut memiliki cerita tersendiri. Mayor Laut Tenik, Trisnanto Setiyadi yang mengawal kedatangan dan perakitan pesawat tersebut menceritakan sekelumit kisah dari pesawat Nomad N22/24.

Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut

Trisnanto Setiyadi mengungkapkan pesawat Nomad N22/24 merupakan pesawat buatan Australia sekitar tahun 1970. Pesawat tersebut menjadi pesawat pengintai yang dimiliki TNI Angkatan Laut untuk mengawasi wilayah laut Negara Indonesia.

“Pesawat ini merupakan pesawat patroli maritim kebanggaan TNI AL pada saat itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Bangun Mental Petarung , Pangkoarmada II Ikuti Pengarahan Strategis TNI AL

Tidak hanya itu, pesawat Nomad ini pernah menjadi ikon dunia penerbangan TNI AL. Pesawat terbang menjadi andalan utama TNI AL untuk tugas pengintaian dan patroli maritim. Pada saat itu, pesawat Nomad N22/24 terbang dalam Skuadron Udara 800 TNI AL.

Trisnanto Setiyadi mengatakan pesawat Nomad dilibatkan saat Operasi Seroja di Timor-Timur April 1977. Pada saat itu, pesawat Nomad N22/24 bertugas untuk melakukan patroli wilayah laut. Ada dua tugas yang diemban, yakni pengintaian udara (air reconnaissance) dan pengendali bantuan tembakan udara (BTU) atau air spotter. Tujuannya, untuk mendeteksi kapal musuh yang masuk di kawasan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Trisnanto Setiyadi berharap adanya pesawat dapat mengedukasi masyarakat mengenai luasnya wilayah maritim Indonesia yang menjadi kekayaan alam, sekaligus membangkitkan rasa nasionalisme dan patriotisme, terutama bagi generasi penerus bangsa.

“Semoga adanya pesawat ini mampu memotivasi generasi penerus, terutama di Kabupaten Tuban untuk mencintai wilayah laut negara Indonesia,” tandasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.