Ular Piton Diduga Penunggu Sungai Petung Pasuruan Batal Dibunuh
- Penulis : Moch Rois
- | Senin, 11 Jan 2021 17:10 WIB
jatimnow.com - Banjir akibat luapan Sungai Petung Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan membuat seekor ular piton sepanjang 3,5 meter terseret hingga masuk ke rumah warga.
"Jadi saat kemarin malam itu banjir. Ular piton ini ikut air dan masuk ke rumah bagian samping," jelas warga setempat, Syamsudin, Senin (11/1/2020).
Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir
Menurut Syamsudin, banjir yang sudah sering menerjang Desa Sekarputih memang kerap kali membawa ular. Namun dari sekian ular, hanya ular piton ini yang paling besar.
Syamsudin menceritakan jika saat mengetahui kemunculan ular piton itu, dia langsung meminta tolong warga.
"Sebenarnya ada dua. Satu yang ini, satu lagi agak kecil," tambahnya.
Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir
Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, warga langsung mengepung ular piton tersebut.
"Kepalanya keluar masuk air, jadi digiring dulu. Sempat kesulitan karena banjir mulai meninggi. Setelah banjir agak surut, berhasil ditangkap dan saya masukkan karung," papar dia.
Di sisi lain, banyak warga menghendaki agar ular piton yang diduga jantan itu dibunuh saja. Namun hal itu ditolak Syamsudin.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Turun Percepat Penanganan Dampak Banjir Pasuruan
"Khawatirnya ular ini penunggu sungai," ungkapnya.
Saat ini, ular tersebut masih dirawat di rumah Syamsudin dalam bungkusan karung.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-32660-ular-piton-diduga-penunggu-sungai-petung-pasuruan-batal-dibunuh