Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Perjuangan Warga Desa Druju, Malang Keluar dari Krisis Air Bersih

Warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang patungan biaya membuat sumur bor
Warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang patungan biaya membuat sumur bor

jatimnow.com - Meski musim hujan, warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini justru mengalami krisis air bersih. Tercatat ada sekitar 70 kepala keluarga (KK) yang terdampak.

Untuk mengatasinya, warga dengan swadaya menggunakan sumur bor meski tidak berhasil. Sejumlah kolam akhirnya dibuat warga untuk menampung air hujan agar menjadi air bersih.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Warga setempat, Widi menuturkan, warga membuat kolam penampung air hujan dengan kedalaman 3 meter. Jika sudah penuh, warga bergantian mengambil air itu untuk kebutuhan sehari-hari.

"Ketika musim kemarau panjang, kami malah kesusahan. Biasanya membeli air bersih sekitar 5000 liter dengan harga Rp 110 ribu. Ada sih bantuan air bersih tapi gak cukup soalnya terbatas cuma 5000 liter untuk satu RT. Banyak yang tidak kebagian," jelas Widi, Rabu (6/1/2021).

Sehingga, lanjut Widi, warga dengan cara patungan membiayai pembangunan sumur bor. Meski sejauh ini belum bisa mengeluarkan air.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Proyeknya berjalan sejak 2020 kemarin. Gak sukses gak keluar airnya. Proyek itu pun kami hentikan sebab sudah tak ada uang lagi. Total kebutuhan sumur bor sekitar Rp 200 juta," bebernya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera merespon keluhan masyarakat sehingga bisa dibantu dalam pemenuhan air bersih.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Beberapa waktu lalu PDAM Kabupaten Malang berencana memanfaatkan air di Sungai Lesti untuk mengatasi kekeringan di wilayah Malang selatan tersebut, yaitu Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Bantur, Donomulyo, Pagak dan Gedangan.

"Kami akan manfaatkan Sungai Lesti untuk atasi kekeringan di Malang selatan. Di sana memiliki potensi air cukup berlimpah dan bisa kita manfaatkan untuk mengatasi kekeringan tahunan di Malang selatan. Dengan kapasitas mencapai 500 liter/detik," tegas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.