Kamis, 18 Jun 2026 01:22 WIB

Terendam Banjir, Disnakertrans Kabupaten Pasuruan Tutup Sementara

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 06 Jan 2021 13:32 WIB

jatimnow.com - Sungai Gembong dan Sungai Petung yang meluap mengakibatkan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pasuruan terendam banjir 70 sentimeter sejak Selasa (5/1).

Hingga Rabu (6/1/2021) pukul 12.42 Wib, ketinggian air di kantor dinas yang berada di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan itu masih tergenang air setinggi 40 sentimeter.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Baca juga: Banjir Rendam 10 Kelurahan dalam 3 Kecamatan di Kota Pasuruan

"Sekitar pukul 01.00 Wib dini hari, seluruh kantor di Dinas Ketenagakerjaan termasuk ruangan kepala dinas, terendam banjir. Kalau di luar gedung tingginya sekitar 70 sentimeter, kalau di dalam sekitar 40 sentimeter," kata salah satu petugas kebersihan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Totok.

"Arsip selamat semua karena setiap tahun pasti banjir dan ini bukan pertama kali. Saat ini kita fokus melakukan pembersihan, karena ruangan sudah surut. Tinggal di halaman saja genangannya sekitar 40 sentimeter," imbuhnya.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Ia menyebut, untuk pelayanan pengurusan kartu AK1 atau yang dikenal kartu kuning oleh para pencari kerja untuk sementara ditutup.

"Untuk petugas pelayanan seperti pengurusan AK1, libur. Tinggal satpam dan petugas kebersihan yang saat ini membersihkan ruangan," jelas salah seorang satpam Disnakertrans, Wiyono.

Liburnya pengurusan kartu AK1 akibat banjir ini mebuat beberapa pencari kerja harus kecewa dan kembali pulang. Salah satunya yakni Yuliana pencari kerja asal Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Turun Percepat Penanganan Dampak Banjir Pasuruan

"Rencananya saya ngurus AK1 untuk melamar kerja. Tapi ya banjir mau gimana lagi, pulang saja," ujar Yuliana.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.