Senin, 15 Jun 2026 14:37 WIB

Dor! Bandit Penjambret Ibu Hamil di Mojokerto Ditembak

Arif Prasetyo (naik kursi roda), bandit perampas tas ibu hamil di Mojokerto
Arif Prasetyo (naik kursi roda), bandit perampas tas ibu hamil di Mojokerto

jatimnow.com - Bandit jalanan perampas tas ibu hamil di Jalan Raya Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto akhirnya dibekuk. Bandit ini pun mendapat balasan setimpal.

Bandit itu bernama Arif Prasetyo (48) asal Desa Mulyasari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan namun tinggal di Cepu, Kabupaten Blora. Dia merampas tas milik Ningsih, ibu hamil 7 bulan pada pukul 12.00 Wib, Jumat (18/12/2020).

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Atas ulah Arif, Ningsih asal Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang itu mengalami patah kaki dan terpaksa hanya bisa duduk di kursi roda. Beruntung bayi yang dikandungnya sehat.

Setelah melakukan penyelidikan, Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto akhirnya meringkus Arif. Karena mencoba kabur dan melawan saat disergap, kedua kaki Arif dilumpuhkan dengan tembakan.

Baca juga:  Ibu Hamil asal Jombang Jadi Korban Jambret di Mojokerto

Saat dipamerkan ke hadapan awak media, Arif pun hanya bisa duduk di kursi roda dan didorong oleh penjahat lainnya yang diringkus, salah satunya Irfan Anrizah (26) asal Desa/Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember yang merampas tas Kasiani saat malam pergantian tahun.

Arif mengaku, saat itu dia beraksi sendirian. Saat melihat korban Ningsih mengendarai motor sendirian, dia langsung memepet dan merampas tas hingga Ningsih jatuh ke aspal.

Ibu hamil korban jambret mengalami patah kaki dan terpaksa duduk di kursi rodaIbu hamil korban jambret mengalami patah kaki dan terpaksa duduk di kursi roda

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Langsung saya jambret pas lewat. Adanya itu Pak. Saya tidak tahu kalau ibu hamil. Saya minta maaf bu sama ibu. Betul-betul saya minta maaf. Saya nggak tahu kalau ibu hamil," ucap Arif kepada korban yang juga dihadirkan di Mapolres Mojokerto, Senin (4/1/2020).

Sementara Ningsih meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Saya mohon pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau bisa ditembak mati karena saat kejadian penjambretan saya dalam kondisi hamil. Tapi alhamdulillah untuk kehamilan saya tidak apa-apa, jabang bayi sehat," ungkap Ningsih.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menjelaskan, untuk tersangka Irfan diringkus setelah teridentifikasi beraksi di dekat mapolsek dan koramil Kecamatan Bangsal.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sedangkan untuk mengungkap pelaku kejahatan jalanan dengan korban ibu hamil 7 bulan, tim kami bentuk dan ahamdulillah juga terungkap," bebernya.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menambahkan, selain menangkap dua bandit jalanan itu, timnya juga mengamankan dua penadah hasil penjambretan.

"Barang bukti handphone tersebut sudah terjual ke tersangka berinisial A dan juga N. Kami juga melakukan penyitaan dua unit kendaraan bermotor roda dua kemudian handphone dan beberapa alat," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.