Rabu, 17 Jun 2026 01:04 WIB

Ngaku Polisi dan Bikin Onar, Preman Mabuk Tersungkur di Tangan Warga

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 30 Des 2020 13:21 WIB

jatimnow.com - Warga Dusun Karanganyar, Desa Dandanggendis, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan menghajar dan membacok seorang pria yang tengah mabuk, Selasa (29/12) sekitar pukul 23.00 Wib.

Pria yang dibacok itu adalah M Nasichudin (25), warga Masangan, Desa Paras Rejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Ia dibacok oleh Asdinoto (47).

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Iya benar, kemarin malam ada kejadian pembacokan di Nguling. Pria itu mabuk dan marah-marah ke warga kemudian dibacok warga situ. Orang yang dibacok itu kini dirawat di RSUD Grati," jelas Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto, Rabu (30/12/2020).

Dari keterangan saksi, Nasichudin dengan kondisi mabuk minuman awalnya membuat keributan di warung milik Ayu yang berada di perbatasan desa.

Pria itu terus berteriak-teriak dan menendang pintu rumah warga lainnya sambil meminta uang. Ia juga diketahui menendang sepeda motor milik warga yang tengah diparkir hingga terjatuh.

"Korban ini cari gara-gara dan membikin keributan dan memalak uang ke rumah-rumah warga," ujar dia.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Nasichudin kemudian bertemu dengan Robi atau anaknya Asdinoto. Robi yang saat itu diam melihat tingkah laku pria mabuk itu kemudian kepalanya dipukul dengan botol minuman keras oleh Nasichdudin hingga tersungkur.

"Melihat anaknya dipukul Nasichudi, Asdinoto pun tidak terima. Ia mengambil pedang dari dalam rumah dan menyabetkan ke tubuh Nasichudin dan memghajarnya hingga terkapar," ungkapnya.

Sabetan itu mengenai pinggang kiri Nasichudin yang kemudian tersungkur dan tidak sadarkan diri di depan rumah Asdinito. Warga kemudian membawa Nasichudin ke RSUD Grati.

Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penusukan Diringkus Satreskrim Polres Gresik

"Meski sempat kritis karena mengalami luka yang cukup parah namun kini sudah siuman," ujar dia.

Dari keterangan saksi, Nasichudin diketahui mengaku-aku sebagai anggota polisi dari Polda Jatim saat keributan tersebut.

"Nasichudin itu mengaku anggota polisi dari Polda Jatim saat memalak uang ke rumah-rumah warga dan untuk Asdinito saat ini masih melarikan diri setelah membacok," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.