Sabtu, 20 Jun 2026 07:30 WIB

Pria ini Dibekuk saat Ambil Paket Ganja asal Medan 2,1 Kg di Ekspedisi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 29 Des 2020 19:02 WIB

jatimnow.com - Modus pengiriman narkotika jenis ganja seberat 2,1 kilogram (kg) dengan menggunakan pengiriman paket barang bertulis pakaian anak-anak dibongkar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan.

Seorang pelaku berinisial TP (29), warga Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan turut diamankan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tersangka kami tangkap karena terlibat penyelundupan ganja seberat 2,1 kg via pengiriman paket barang bertuliskan pakaian anak-anak. Tersangka ini tugasnya sebagai kurir saat paket itu diterimanya," kata Kepala BNNK Pasuruan, AKBP Erlang Dwi Permata, Selasa (29/12/2020).

Ia menjelaskan, terbongkarnya modus menggunakan pengiriman ekspedisi itu setelah pihak BNNK Pasuruan mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya paket mencurigakan yang dikirim dari Kota Medan.

Mendapat laporan, petugas melakukan pemantauan pergerakan paket tersebut dari Kota Medan hingga tiba di kantor jasa pengiriman paket di Kota Pasuruan.

Belum sampai paket itu dikirim ke rumahnya, tersangka berinisiatif mengambil sendiri ke kantor pengiriman barang.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Pelaku mengendarai motor Honda Vario nopol N 6863 TBI dan tiba sekitar pukul 14.00 Wib. Tersangka datang mengambil paketnya dan setelah itu langsung kami tangkap. Saat kami cek, ternyata benar paket itu berisi ganja," ujar dia.

Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku akan mengirimkan ganja ini ke Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

"Saya disuruh mengirim paket ini ke Porong. Nanti saya dapat imbalan Rp 1 juta," aku TP.

Baca Juga: Sabu Tersembunyi di Tas Belanja, Dua Kurir Narkoba Terancam Hukuman Mati

Pelaku menceritakan awal mula terjerat narkoba setelah dirinya membesuk temannya di Lapas Porong. Ia mengaku dikenalkan kepada seseorang yang tinggal di Kota Medan dan ditawari kerja menjadi kurir pengiriman ganja dengan imbalan Rp 1 juta.

Tawaran itu pun membuat tersangka tergiur. Sebab sebagai buruh outsourcing, penghasilannya kini berkurang karena perusahaan tempatnya bekerja terimbas efek Pandemi Covid-19.

"Sejak Corona ini saya kerja hanya seminggu sekali. Kadang dua kali. Sehingga saat mendapat tawaran itu, saya langsung mau," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.