Rabu, 17 Jun 2026 20:29 WIB

Gedung Industri Kecil Menengah Ponorogo Jadi Shelter Pasien Covid-19

Dialog Pemkab dengan para pengrajin
Dialog Pemkab dengan para pengrajin

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan menjadikan gedung Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai shelter atau hunian sementara pasien Covid-19, Kamis (24/12) esok.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono mengatakan pihaknya telah mengadakan dialog dengan para pengrajin di gedung IKM, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Dialog itu dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk meyakinkan kepada para pengrajin bahwa apa yang diputuskan adalah aman karena Pemkab Ponorogo hanya memakai satu ruangan diantara beberapa tempat yang ada.

"Kami hanya menggunakan yang paling timur dan juga membangun pagar setinggi 3 meter," katanya.

Menurutnya, itu merupakan jaminan dari Pemkab Ponorogo menjaga pasien dan para pengrajin. Selain itu, gedung IKM akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala. Begitu juga dengan penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Untuk penyemprotan terrgantung mereka permintaannya sekian hari berapa kali akan disesuaikan. Bantuan masker dan hand sanitizer akan dilakukan sehingga paling tidak akan meringankan mereka," ujar dia.

Agus juga meminta para pengrajin agar tidak mengurangi kegiatan dan tetap untuk melakukan kegiatan produksi.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Selain itu, Pemkab Ponorogo berjanji akan memperhatikan kesehatan para pengrajin. Ia mengklaim Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo akan memantau sehingga tidak ada penularan.

"Ini sudah final kita tempatkan di sentra industri," tegasnya.

Shelter di IKM ini hanya khusus kepada pasien yang tanpa gejala. Direncanakan kapasitas shelter ada 60 - 100.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

"Tentu saya minta petugasnya agak lebih banyak memantau yang ada di sini," lanjutnya sambil menyebut setiap pengrajin juga akan dilakukan rapid test secara berkala jika diminta.

Sementara itu, salah satu perwakilan dari pengrajin, Gedi Eka Widiantara menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya tidak mau berdampingan dengan penderita Covid-19.

"Kami tetap keberatan. Ya tapi mau gimana lagi," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.