Kamis, 18 Jun 2026 01:24 WIB

Dendam Jadi Pemicu 2 Pelaku Lempar Bom Molotov ke PN Kota Probolinggo

jatimnow.com - Dua pelaku yang melempar molotov ke pos satpam Pengadilan Negeri (PN) Kota Probolinggo mengaku karena dendam.

Kedua pelaku adalah Rafid Gandi (27), asal Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo dan Abdul Rosi (22), warga Kelurahan/ Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo.

Baca Juga: Viral Pocong Bercelurit di Makam Probolinggo Bikin Resah Warga

Baca juga: 

"Kedua tersangka melempar molotov atau bondet ke pos satpam di PN Kota Probolinggo karena mereka sakit hati lantaran dimarahi oleh salah satu penjaga di kantor tersebut saat bleyer-bleyer motor," kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Muhammad Raden Jauhari, Senin (22/12/2020).

Peristiwa pelemparan dilakukan oleh kedua pelaku terjadi pada Selasa (8/12) lalu sekitar pukul 03.00 Wib. Keduanya berboncengan menaiki motor Honda PCX nopol N 6703 QC warna merah yang dikemudikan oleh tersangka Rg.

Baca Juga: Analisis CCTV Kecelakaan Rombongan Anggota DPR RI Hilman Mufidi di Probolinggo

"Semua bondet yang diamankan oleh petugas jumlahnya mencapai 7 buah temasuk satu diantaranya ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Total bondet yang dimiliki oleh pelaku berjumlah 8 buah namun satu diantaranya sudah meledak, " jelasnya.

Jauhari mengaku, kedua pelaku dijerat Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Kedaruratan Nomor 12 tahun 1951 tentang membawa, menyimpan, memiliki persediaan bahan peledak dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Apakah keduanya ini terlibat dengan kasus kriminalitas yang lain, masih kita dalami," tegasnya.

Baca Juga: Sempat Kabur ke Lombok, Pelaku Penganiayaan di Probolinggo Serahkan Diri

Rafid mengaku membuat bondet dari rakitan yang dilakukan sendiri.

"Saya bisa merakit bondet belajar sendiri. Bukan belajar pada orang lain," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.